Sekali Tepuk Jidat, Korban Turuti Omongan Dukun Cabul, Modusnya Bisa Sembuhkan Penyakit

Pelaku berusia 50 tahun ini menjadi sasaran amukan para suami korban, Mengingat kelakuan bejat IAK yang mengaku bisa menyembuhkan penyakit dengan ber

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
int
ilustrasi dukun cabul 

Para korban sudah melaporkan IAK yang tidak diketahui keberadannya.

IAK memiliki tiga alamat, pertama di kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik kemudian di Kapasan, Kota Surabaya dan Malang.

Meski sulit dihubungi, tetapi IAK masih aktif di media sosial Facebook.

“Status yang dibuat di Facebook itu menyindir kami,” pungkas AJ.

AJ mengaku sudah memenuhi panggilan polisi, sebanyak tujuh korban dukun cabul terdiri dari warga Gresik, Surabaya dan Malang datang ke Polres Gresik.

Ia berharap agar polisi segera menangkap IAK.

“Kami sudah dipanggil polisi, total ada tujuh orang,” paparnya.

Sementara proses penyelidikan kasus dukun cabul telah ditangani oleh Satreskrim Polres Gresik.

Korps Bhayangkara telah melakukan pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan jika beberapa hari lalu pelimpahan berkas dari Polda Jawa Timur sudah diterima.

Pihaknya langsung tancap gas memanggil sejumlah korban.

“Masih dalam penyelidikan, yang jelas kami sudah meminta keterangan dari para korbannya,” tutupnya.

Sebelumnya ketujuh korban ini melaporkan aksi bejat pelaku ke Mapolda Jawa Timur pada tanggal 5 september 2020.

Bazar Murah, Mitra Bangunan Beri Diskon Besar-besaran Sampai 30 September

Jembatan Muara Sabak Ditabrak Ponton Batu Bara, Kementerian PUPR Siapkan Dana Perbaikan Rp18 Miliar

Hiburan Malam Diizinkan Beroperasi di Tengah Pandemi, Pemkot Jambi Tetap Beri Batasan Ini

Mengingat lokasi pencabulan di berbagai tempat, mulai kediaman korban, hingga tempat praktik pengobatan yang ada di Kota Surabaya.

Sumber : Tribunnews.com , https://www.tribunnews.com/regional/2020/09/19/dukun-yang-setubuhi-7-wanita-di-gresik-kini-tak-bisa-dihubungi-suami-korban-duga-telah-kabur?page=all.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved