Breaking News:

Pria Ini Pilih Di Penjara Karena Tak Mampu Bayar Denda Saat Razia Masker

Diketahui petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP itu menggelar razia di Jalan Brigjen Katamso, Waru, Sidoarjo.

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
ist
ilustrasi razia masker 

Diketahui petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP itu menggelar razia di Jalan Brigjen Katamso, Waru, Sidoarjo.

Selain itu, petugas Mobile Covid Hunter juga keliling ke sejumlah wilayah.

Warga yang tidak pakai masker langsung dibawa oleh petugas. Semua dikumpulkan di area lapangan tenis Perum Graha Tirta.

Di sana, semua warga langsung bergantian menjalani sidang di tempat.

Penyidik, jaksa, hakim, sudah lengkap. Para pelanggar pun bergantian menjalani sidang.

Hampir semua dikenakan sanksi yang sama. Denda Rp 150 ribu, sebagaimana aturan dalam Pergub Jatim.

"Kena denda Rp 150 ribu, tapi saya hanya bawa uang Rp 20 ribu," kata pemuda yang mengenakan kaus putih ini saat ditanya Surya.co.id, dikutip Tribunnewswiki.com, Jumat (18/9/2020).

Warga bergiliran menjalani sidang di tempat setelah terjaring razia protokol kesehatan, Kamis (17/9/2020) malam.
Warga bergiliran menjalani sidang di tempat setelah terjaring razia protokol kesehatan, Kamis (17/9/2020) malam. (Surya / Istimewa)

Dia mengaku saat kena razia itu sedang mencari makan.

"Saya memang gak pakai masker. Biasanya kan gak ada razia seperti ini," jawab Faizal yang juga mengaku sudah tahu aturan sekarang wajib pakai masker.

Jika para pelanggar lain bisa langsung pulang setelah menjalani sidang dan membayar denda, tidak demikian bagi Faizal.

Dia harus menunggu sampai semua bubar lantaran tidak bisa membayar denda.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved