Bongkar Utang Pertamina 16 Dollar AS, Ahok Sebut Emosinya Dipancing, Nanti Saya Lapor Presiden Apa?
Bukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok namanya jika tidak bicara blak-blakan. Komisaris Utama Pertamina ini kembali menjadi sorotan. Suami Puput Nast
TRIBUNJAMBI.COM-- Bukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok namanya jika tidak bicara blak-blakan. Komisaris Utama Pertamina ini kembali menjadi sorotan.
Suami Puput Nastiti Devi ini baru saja membongkar soal buruknya tata kelola di PT Pertamina (Persero).
• Ada Kekhawatiran Hubungan Mesra Soekarno dengan Cina, CIA Gelar Operasi Rahasia Jelang G30 S PKI
• Satpam Punya Pangkat, Paling Tinggi Golongan Kepangkatan Manajer, Ini Tanda Pangkatnya
• Ahok Usul Bubarkan Kementerian BUMN yang Dipimpin Erick Thohir, Ternyata Ini Alasannya
Ahok diketahui telah menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina sejak 22 November 2019.
Ahok alias BTP membeberkan sejumlah masalah di tubuh Pertamina.
Mulai dari gaji besar pejabat nonjob Pertamina, utang perusahaan yang membengkak, hingga masalah penunjukan direksi dan komisaris.
• Emosi Basuki Tjahaja Purnama Atau Ahok, Sebut Peruri Jadi Ular Sanca Gara-gara Minta Rp 500 Miliar
• Daftar Nama Pahlawan Korban Kekejaman Gerakan 30 September atau G30S, Lubang Buaya Jadi Saksi Bisu
• Rahima : PKK Harus Berkontribusi Cegah Penularan Covid-19
Berikut ini pernyataan lengkap Ahok yang mengkritik Pertamina sebagaimana dilihat dari unggahan akun Youtube POIN pada Rabu (16/9/2020).
Saya ini eksekutor, bukan pengawas sebenarnya. Komisaris di BUMN itu sebetulnya itu ibarat neraka lewat, surga belum masuk. Harusnya Kementerian BUMN itu dibubarkan.
Kita harus bangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation. Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri. Karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian.
Saya potong jalur birokrasi mereka. Pertamina itu dulu naik pangkat mesti pakai kaya pangkat, Pertamina Reference Level. Orang mesti kerja sampai SVP bisa 20 tahun ke atas, saya potong semua mesti lelang terbuka.
Orang dicopot dari jabatan direktur utama anak perusahaan, misal gaji Rp 100 juta lebih. Masa dicopot gajinya masih sama? Alasannya dia orang lama, harusnya gaji mengikuti jabatan.
Tapi mereka bikin gaji pokok gede-gede semua. Bayangin orang kerja sekian tahun gaji pokok Rp 75 juta. Dicopot, nggak kerja, dibayar segitu, gila aja ini. Itu yang kita lagi ubah.
Saya lagi paksakan tanda tangan digital, tapi Peruri bindeng juga. Masa minta Rp 500 miliar untuk proses paperless di Kantor Pertamina. Itu BUMN juga.
Itu sama saja sudah dapat Pertamina nggak mau kerja lagi, tidur 10 tahun, jadi ular sanca, jadi ular piton saya bilang. Nanti saya mau rapat penting soal kilang, kenapa investor mau nawarin kerja sama kalian diemin?
Terus sudah ditawarin kenapa tolak? Kenapa kerja seperti ini? Ini lagi saya mau audit. Saya emosi juga kemarin. Mereka mau mancing saya emosi. Nanti saya emosi laporin ke presiden apa? Ahok mengganggu keharmonisan.
Minjam duit sekarang udah ngutang 16 miliar dollar AS, setiap kali otaknya minjam duit aja ini. Saya udah kesel ini, minjam duit terus mau akuisisi terus lagi. Dia tidak berpikir untuk eksplorasi, kita ada 12 cekungan yang berpotensi punya minyak dan gas.