Berita Nasional
Ahok Usul Bubarkan Kementerian BUMN yang Dipimpin Erick Thohir, Ternyata Ini Alasannya
Ahok Usul Bubarkan Kementerian BUMN yang Dipimpin Erick Thohir, Ternyata Ini Alasannya
TRIBUNJAMBI.COM - Mendadak, Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atau BTP memberi komentar pedas ke Kementerian BUMN.
Ahok meminta Kementrian BUMN yang dipimpin Erick Thohir untuk dibubarkan, sampai singgung bagi-bagi jabatan dan gaji tak wajar.
Ya, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( BTP) alias Ahok mendesak Kementrian BUMN dibubarkan saja.
• Daftar Nama Pahlawan Korban Kekejaman Gerakan 30 September atau G30S, Lubang Buaya Jadi Saksi Bisu
• Rahima : PKK Harus Berkontribusi Cegah Penularan Covid-19
• Rahima Harap Bintek Bantu IKM Bertahan di Tengah Pandemi
Sebelumnya, Ahok membongkar sejumah kejanggalan yang ditemukannya di Pertamina.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengusulkan agar Kementerian BUMN dibubarkan saja.
Menurut dia, banyak tata kelola perusahaan negara selama ini tidak efisien.
Ahok yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina menuturkan banyak menemukan tata kelola buruk saat masuk ke lingkaran BUMN.
• Tradisi Ngelawar di Berbagai Perayaan Masyarakat Bali Seperti Hari Raya Galungan, Ini Maknanya
• Netizen Mendadak Heboh Maia Estianty Perkenalkan Anggota Baru Duo Ratu: Astaga!
• 13 Fakta dari Bunga Edelweis, Bunga Abadi yang Tumbuh di Gunung dan Dilarang Untuk Dipetik
Pria yang kini akrab disapa BTP ini menuturkan, tata kelola yang buruk ini juga dirasakannya langsung setelah masuk dalam lingkaran BUMN, atau setelah ditunjuk menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Dia mengusulkan, ratusan BUMN yang ada saat ini lebih baik dikelola dengan benar-benar profesional dan jauh dari kepentingan politis.
Indonesia bisa meniru apa yang dilakukan pemerintah Singapura dengan membentuk Temasek.
"Harusnya Kementerian BUMN dibubarkan. Kita membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation," ucap Ahok seperti dikutip dari tayangan yang diunggah akun Youtube POIN dilihat pada Rabu (16/9/2020).
Dia mencontohkan, di Pertamina saja, jabatan direksi maupun komisaris sangat kental dengan lobi-lobi politis dan bagi-bagi jabatan.
"Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri.
Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," kata Ahok.
Ahok mengklaim, dirinya juga tak hanya duduk manis saja dengan jabatan Komut Pertamina.
Dia merasa terpanggil untuk melakukan perbaikan.