Berita Nasional

Ahok Usul Bubarkan Kementerian BUMN yang Dipimpin Erick Thohir, Ternyata Ini Alasannya

Ahok Usul Bubarkan Kementerian BUMN yang Dipimpin Erick Thohir, Ternyata Ini Alasannya

Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUNNEWS
Twitter.com/basuki_btp 

TRIBUNJAMBI.COM - Mendadak, Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atau BTP memberi komentar pedas ke Kementerian BUMN.

Ahok meminta Kementrian BUMN yang dipimpin Erick Thohir untuk dibubarkan, sampai singgung bagi-bagi jabatan dan gaji tak wajar.

Ya, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( BTP) alias Ahok mendesak Kementrian BUMN dibubarkan saja.

Daftar Nama Pahlawan Korban Kekejaman Gerakan 30 September atau G30S, Lubang Buaya Jadi Saksi Bisu

Rahima : PKK Harus Berkontribusi Cegah Penularan Covid-19

Rahima Harap Bintek Bantu IKM Bertahan di Tengah Pandemi

Sebelumnya, Ahok membongkar sejumah kejanggalan yang ditemukannya di Pertamina.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengusulkan agar Kementerian BUMN dibubarkan saja.

Menurut dia, banyak tata kelola perusahaan negara selama ini tidak efisien.

Ahok yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina menuturkan banyak menemukan tata kelola buruk saat masuk ke lingkaran BUMN.

Tradisi Ngelawar di Berbagai Perayaan Masyarakat Bali Seperti Hari Raya Galungan, Ini Maknanya

Netizen Mendadak Heboh Maia Estianty Perkenalkan Anggota Baru Duo Ratu: Astaga!

13 Fakta dari Bunga Edelweis, Bunga Abadi yang Tumbuh di Gunung dan Dilarang Untuk Dipetik

Pria yang kini akrab disapa BTP ini menuturkan, tata kelola yang buruk ini juga dirasakannya langsung setelah masuk dalam lingkaran BUMN, atau setelah ditunjuk menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Dia mengusulkan, ratusan BUMN yang ada saat ini lebih baik dikelola dengan benar-benar profesional dan jauh dari kepentingan politis.

Indonesia bisa meniru apa yang dilakukan pemerintah Singapura dengan membentuk Temasek.

"Harusnya Kementerian BUMN dibubarkan. Kita membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation," ucap Ahok seperti dikutip dari tayangan yang diunggah akun Youtube POIN dilihat pada Rabu (16/9/2020).

Dia mencontohkan, di Pertamina saja, jabatan direksi maupun komisaris sangat kental dengan lobi-lobi politis dan bagi-bagi jabatan.

"Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri.

Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," kata Ahok.

Ahok mengklaim, dirinya juga tak hanya duduk manis saja dengan jabatan Komut Pertamina.

Dia merasa terpanggil untuk melakukan perbaikan.

Salah satunya mengusulkan jabatan lewat lelang terbuka.

Menurut Ahok, Indonesia membutuhkan lebih banyak pekerja yang bekerja secara jujur untuk disebar di perusahaan-perusahaan BUMN seperti Pertamina.

"Yang utama adalah jujur karena kejujuran dan loyalitas itu tidak ada sekolahnya.

Viral Surat Bersih Diri dari Peristiwa G30S PKI Ditemukan di Bekas Bungkus Bawang, Ini Faktanya

Kenapa Bunga Edelweis di Gunung Tidak Boleh Dipetik, Ini Penjelasannya dan Aturan Lengkapnya

Download Lagu MP3 Spesial DJ Remix Full Bass Terbaru 2020, Ada Video DJ Slow, DJ Breakbeat & DJ Opus

Kalau kamu punya itu, kamu sampai tua pun tidak mungkin suci.

Kita berdoalah supaya di Indonesia itu ladangnya bisa siap untuk benih-benih baik ditaburkan," tutur Ahok.

Gaji besar di Pertamina

Banyak praktik tata kelola Pertamina yang menurutnya sangat tidak efisien.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menyinggung soal gaji di Pertamina yang menurutnya tidak masuk akal dalam pengelolaan perusahaan.

Sejak menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, dia sering mendapati pejabat Pertamina masih menerima fasilitas gaji besar meskipun jelas-jelas sudah dicopot dari jabatannya.

"Tapi, masa (jabatan) dicopot gaji masih sama. Alasannya karena orang lama.

Ya harusnya gaji mengikuti jabatan anda kan.

Mereka bikin gaji pokok gede semua. Jadi bayangin gaji sekian tahun gaji pokok bisa Rp 75 juta.

Dicopot, gak ada kerjaan pun dibayar segitu. Gila aja nih," tukas Ahok.

Sebelumnya, Ahok mengaku akan berupaya membuat Pertamina semakin transparan.

Dia tak ingin ada lagi yang ditutup-tutupi.

“Saya katakan enggak ada rahasia di sini (Pertamina), semua terbuka.

Nah, ini yang kita lakukan sekarang.

iPad Air 4 Baru Diluncurkan Apple, Perangkat Pertama dengan Chip Apple A14 Bionic

Raffi Ahmad Pergoki Barbie Kumalasari Saat Datangi Hotel Mewah, Suami Nagita Slavina Mendadak Kaget

1 Peserta Tidak Hadir, 249 Orang Ikut Tes SKB CPNS Sarolangun di Kota Jambi

Dan yang paling penting bagi saya, insan Pertamina harus yakin atas Pertamina, harus memiliki Pertamina,” kata Ahok.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, dirinya ditempatkan di Pertamina agar perusahaan tersebut lebih baik ke depannya.

Atas dasar itu, dia mengingatkan agar jangan ada lagi orang yang berniat ingin merusak perusahaan minyak dan gas pelat merah tersebut.

“Kan saya ditaruh di sini untuk menyelamatkan uang Pertamina.

Saya digaji untuk menyelamatkan uang Pertamina.

Ya sudah, saya akan berupaya untuk lakukan. Walaupun kalian bisa main politik macam-macam, saya kan orang politik, main politik sama saya mah sudah biasa,” ucap dia.

Dibalik Akusisi Sumur Minyak

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali bicara blak-blakan soal buruknya tata kelola di PT Pertamina (Persero). 
Ahok menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina sejak 22 November 2019.

Ahok mengaku sering geleng-geleng kepala dengan berbagai kebijakan direksi Pertamina.

Keputusan bisnis Pertamina seringkali tak masuk akal dalam kalkulasi bisnis.

Akibatnya, Pertamina harus menanggung utang yang jumlahnya cukup besar.

Dia mencontohkan kebijakan manajemen Pertamina yang rajin mengakuisisi sumur minyak di luar negeri.

Pembelian ladang minyak dilakukan dengan utang.

"Sudah ngutang 16 miliar dollar AS, tiap kali otaknya minjam duit terus, saya sudah kesal ini.

Minjam duit terus, mau akuisisi terus," kata seperti dikutip dari tayangan yang diunggah akun Youtube POIN dilihat pada Rabu (16/9/2020).

Sinopsis Drakor Still 17 Episode 7, Woo Jin Melihat Gantungan Kunci Seo Ri dan Teringat Kecelakaan

Sinopsis The World of The Married episode 3, Keputusan Sun Woo untuk Bercerai Sudah Bulat

Banyak Calon Tunggal Maju di Pilkada 2020, Partai Politik Diminta Harus Instrospeksi

Diungkapkan Ahok, selain secara hitungan bisnis kurang menguntungkan, Pertamina sebaiknya fokus mengeksplorasi ladang minyak di dalam negeri.

"Saya bilang tidak berpikir untuk eksplorasi, kita masih punya 12 cekungan yang berpotensi punya minyak, punya gas.

Ngapain di luar negeri?

Ini jangan-jangan ada komisi ini, beli-beli minyak ini," ucap Ahok.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ahok Usul Bubarkan Saja Kementerian BUMN, Apa Alasannya?", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/09/16/064100226/ahok-usul-bubarkan-saja-kementerian-bumn-apa-alasannya?page=all#page2

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Tiba-Tiba Ahok Minta Kementrian Erick Thohir Dibubarkan, Singgung Bagi-Bagi Jabatan, Gaji Tak Wajar, https://kaltim.tribunnews.com/2020/09/16/tiba-tiba-ahok-minta-kementrian-erick-thohir-dibubarkan-singgung-bagi-bagi-jabatan-gaji-tak-wajar?page=all

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved