Berita Nasional
Ahok Habis-habisan Ungkap Borok Direksi Pertamina, Sampai-sampai Usulkan Pembubaran Kementerian BUMN
Ahok Habis-habisan Ungkap Borok Direksi Pertamina, Sampai-sampai Usulkan Pembubaran Kementerian BUMN
TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama masih seperti yang dulu, sikap tegas ceplas-ceplos dan marah-marah masih nampak di sisi Komisaris Utama PT Pertamina saat ini.
Baru-baru ini Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok benar-benar mengamuk membongkar kebobrokan di BUMN Pertamina yang diawasinya.
Sang petinggi PT Pertamina itu buka-bukaan menyampaikan aib perusahaan BUMN tempat dirinya bekerja dan lainnya.
• Siapa Sebenarnya Sekda DKI Jakarta Saefullah?Meninggal Karena Covid-19, Memulai Karir dari Guru
• Bryan Mckenzie Bagikan Kabar Bahagia Soal Kekasih Baru, Dulu Sangat Terpuruk Ditinggal Mati Istri
• Kepolisian Periksa 3 Orang Terhadap Kasus Aksi Gunting Bendera Merah Putih

Bahkan tak sungkan-sungkan, Ahok mengusulkan pembubaran Kementerian BUMN, agar BUMN betul-betul dikelola secara profesional dan jauh dari kepentingan politik.
Padahal Ahok sendiri diangkat oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.
Menurutnya, banyak tata kelola buruk dan tidak efisien yang terjadi di perusahaan-perusahaan negara selama ini.
• Sebulan Cerai, Meggy Wulandari Isyaratkan Miliki Pacar Baru, Kiwil : Harus Ikhlas
• BREAKING NEWS Kondisi Fasha Memburuk Alami Penurunan Fisik, Walikota Jambi Positif Corona
• Nikita Mirzani Mengaku Sudah Tidak Mau Menikah Lagi, Ini Alasannya
Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyebut, banyak sekali kepentingan politis yang terjadi di perusahan pelat merah tersebut.
Dia mencontohkan, di Pertamina jabatan direksi maupun komisaris sangat kental dengan lobi-lobi politis dan bagi-bagi jabatan.
Ia menyebut, banyak komisaris dan direksi yang merupakan titipan dari kementerian.
"Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri.
Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," ucap Ahok dalam akun Youtube POIN dilihat pada Rabu (16/9/2020).
Ahok juga mengaku kesal dengan sikap direksi perusahaan minyak pelat merah tersebut.
Pasalnya, PT Pertamina sampai saat ini sudah mempunyai utang cukup besar. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, mencapai 16 miliar dolar AS.
Tapi, yang bikin jengkel Ahok karena Pertamina masih saja mencari pinjaman uang alias utang.
Menurut Ahok, Pertamina memiliki kebiasaan mencari pinjaman uang untuk kemudian digunakan mengakuisisi ladang minyak di luar negeri.