Berita Nasional
Menguak Siapa Sebenarnya Tan Malaka? Tokoh Aliran Kiri yang Dipuji Soekarno hingga Bung Hatta
Menguak Siapa Sebenarnya Tan Malaka? Tokoh Aliran Kiri yang Dipuji Soekarno hingga Bung Hatta
TRIBUNJAMBI.COM - Tepat di bulan ini pada setiap tahunnya, menjelang akhir September sampai awal Oktober, isu komunis atau komunis bangkit di Indonesia muncul dan ramai di dunia maya.
Pemutaran film tentang G30S PKI pun dilakukan sejumlah pihak dan berjalan di sejumlah tempat.
Isu kebangkitan komunis di Indonesia hampir selalu muncul saat peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung setiap tanggal 1 Oktober.
• Reaksi Ustaz Abdul Somad Jadi Sorotan, Tanggapi Penusukan yang Dialami Syekh Ali Jaber di Lampung
• Postingan Ustaz Abdul Somad Doakan Syekh Ali Jaber Mendadak Viral, Ternyata Begini Isinya!
• INI Kata Ustaz Abdul Somad Saat Tahu Syekh Ali Jaber Alami Penusukan oleh Orang Tak di Kenal
Hari ini, Selasa 1 Oktober 2019 adalah tanggal peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Tema peringatan hari kesaktian Pancasila tahun 2019 adalah "Pancasila sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia".
Sutan Ibrahim adalah nama kecil Tan Malaka yang bukanlah orang sembarangan.
Dia adalah raja atau kepala suku di kampungnya di Suliki Sumatera Barat.
Tidak sembarangan orang bisa diangkat menjadi datuk di ranah Minang.
Meski Tan Malaka adalah tokoh komunis internasional, dia adalah seorang hafidz atau yang hafal Al Quran.
Dia memilih paham Marxisme sebagai alat perjuangan melawan penjajah Belanda.
Tahun 1926 ketika PKI memberontak terhadap pemerintah kolonial Hindia Belanda, Tan Malaka termasuk tokoh yang dikejar-kejar pemerintah kolonial meski Tan Malaka sendiri mengaku tidak setuju atas pemberontakan itu.
Sosok lelaki asal Minangkabau, Sumatera Barat, ini puluhan tahun berkelana di luar negeri mengikuti berbagai kegiatan komunis internasional dan juga memperjuangkan kemerdekaann Indonesia.
Tahun 1922, ketika pemerintah kolonial Hindia Belanda masih sangat berkuasa di bumi Nusantara, Tan Malaka telah memperjuangkan Indonesia di luar negeri.
Dia juga mengkritik beberapa negara yang mengaku menerapkan komunisme, tetapi sesungguhnya yang dilakukan bertentangan dengan prinsip-prinsip komunisme yang diajarkan Karl Marx.
• Kekey Ngaku Punya Pacar Baru tapi Belum Berani Ungkap ke Publik : Iya Takut Pansos
• Klarifikasi Dana Selalu Terkendala, Anggota Polisikan Mantan Ketua KUD Selikur Makmur Bahar Selatan
• Bongkar Watak atau Sifat Asli Lewat Weton Lahir, Kelahiran April 1992 Dikupas Sesuai Primbon Jawa
"Aku menjauhi lingkungan yang bertentangan dengan komunisme yang sebenarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/tan-malaka.jpg)