Breaking News:

Berita Internasional

Tragis! Bocah 13 Tahun Tewas Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali oleh Gurunya, Gegara Tak Kerjakan PR

Tragis! Bocah 13 Tahun Tewas Usai Dihukum Squat Jump 100 Kali oleh Gurunya, Gegara Tak Kerjakan PR

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase gambar Pexels dan Tribunnews.com
Bocah 13 tahun tews usai dihukum squat jump 100 kali oleh gurunya gegara tak kerjakan PR. 

Paman korban, Pramot Eiamsuksai, mengatakan pihak sekolah baru menghubungi keluarganya pada Selasa (8/9/2020).

Mereka menyampaikan minta maaf dan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Meskipun marah, pihak keluarga bocah itu hanya ingin kasus ini menjadi pelajaran bagi guru agar tak seenak jidat menghukum siswanya.

Katalog Promo Alfamart 11 September 2020, Promo ShopeePay dan GoPay Menunggu, Segera Transaksi

Hasil FP2 Misano World Circuit Marco Simoncelli, Fabio Quartararo Menjadi yang Tercepat

Pasien Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 5 Orang, Total Kasus Hari Ini Tembus 314 Orang

Kejadian serupa

Tak hanya di Thailand, kejadian siswa meninggal usai menjalani hukuman di sekolah juga pernah terjadi di Indonesia.

Pada bulan Oktober 2019 lalu, seorang siswa SMP Kristen 46 Mapanget Barat, Manado, Sulawesi Utara menjadi sorotan.

Sebab bocah 14 tahun bernama Fanli Lahingde itu tiba-tiba jatuh pingsan saat menjalani hukuman yang diberikan oleh gurunya.

Baca Juga: Bukannya Langsung Dibawa ke Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Malah Dibawa ke Tempat Sepi oleh Sopir Ambulans Lalu Diperkosa

Dilansir Sosok.ID dari Kompas.com, Fanli diberi sanksi untuk berlari mengitari lapangan sekolah karena terlambat masuk sekolah.

Tapi setelah keliling dua putaran, Fenli tiba-tiba pingsan tak sadarkan diri.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved