Breaking News:

Dua Penambang Minyak Ilegal di Sarolangun Positif Narkoba, Sebut Pemodal dari Kota Jambi

Dua tersangka kasus illegal driling yang diamankan Polres Sarolangun ternyata positif narkoba.

Tribunjambi/Wahyu
Sisi Prabowo alias Bowo (22) dan Alan Susilo (18) diamankan anggota Polres Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Dua tersangka kasus illegal driling yang diamankan Polres Sarolangun ternyata positif narkoba.

Bowo (22) dan Alan (18) positif narkoba setelah pengecekan tes urine. Tak hanya itu nama Bowo juga tercatat  pernah melakukan tindak pidana.

"Kebetulan atas nama Bowo kami konfirmasi Polsek ada TKP kasus pengeroyokan. Mereka juga positif sebagai pengguna narkoba. Kita sedang upaya mengamankan tersangka lain dan coba mengembangkan pengedarnya (narkoba)," Kata Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiono, Jumat (11/9).

Selain itu, pihak Polres masih akan melakukan pengembangan kasus illegal driling di Sarolangun baik pemodal, dan hasil minyak yang diperoleh penambang liar.

Dua Warga Lubuk Napal Dibekuk Polisi, Tengah Malam Nambang Minyak Ilegal

Dinas Pendidikan Muaro Jambi Dapat DAK Rp 14 Miliar, Fasilitas SDN 59 Banyak Rusak

Jakarta Berlakukan PSBB, Begini Nasip dan Jadwal Kerta Api

"Kita lakukan pengembangan, kemana hasil BBM dijual dan akan kita kenakan hukuman pada penampungnya," ujarnya.

Sementara itu, salah satu tersangka, Bowo mengaku memang sudah tiga  bulan ia melakukan penambangan ilegal di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh itu.

Katanya, ia melakukan penambangan di sumur minyak milik keluarganya dan sebagian dimiliki bos besar yang ada di Kota Jambi berinisial S. 

Bowo mengaku menjual minyak ilegal itu pada tukang ojek (ojek minyak). Ojek minyak itu selalu stanby di lokasi dan ia menjualnya pada ojek itu sebesar 75 ribu per jerigen.

Dalam sehari, ia bisa mengumpulkan lima jerigen minyak mentah, bahkan lebih.

Hasil itupun ia kumpulkan dan sebagian ia belikan barang haram jenis sabu untuk ia pakai.

Tak heran dari penuturannya, ternyata rerata para penambang di wilayah tersebut juga sebagai pemakai narkoba.

"Di sana banyak yang makai, ya untuk kerja juga. Saya juga molot sambil makai sabu (narkoba)," katanya. (Yan)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved