Breaking News:

Dinas Pendidikan Muaro Jambi Dapat DAK Rp 14 Miliar, Fasilitas SDN 59 Banyak Rusak

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2020 mendapatkan anggaran DAK sebesar 14 Miliar untuk perbaikan ringan setiap sekolah

Tribunjambi/Hasbi
Kepala SDN 59 Muaro Jambi, Halimah menunjukkan fasilitas sekolah yang rusak. 

TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2020 mendapatkan anggaran DAK sebesar Rp 14 Miliar untuk perbaikan ringan setiap sekolah yang ada di Kabupaten Muaro Jambi.

Seperti yang disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Muaro Jambi Jasman Gultom beberapa waktu lalu, seyogyanya tahun ini ada anggaran perbaikan dan penambahan bangku dan meja belajar tiap sekolah yang sudah rusak.

"Namun tertunda karena APBD 2020 pendidikan mengalami pemangkasan anggaran Covid-19 sehingga Disdik Muaro Jambi hanya mengandalkan DAK 14 Miliar," jelasnya.

Gedung SDN 59 Muaro Jambi Rusak Parah, Halimah Tunjukkan Bagian-bagian yang Rusak

Dua Warga Lubuk Napal Dibekuk Polisi, Tengah Malam Nambang Minyak Ilegal

Kepala Sekolah SMA Negeri Ajak Wali Murid Rapat dan Dipaksa Bayar Uang Sumbangan Sebesar Rp 4 Juta

Ia juga mengatakan dana DAK ini untuk perbaikan fasilitas sekolah yang rusak. Dana perbaikan akan dibagi ke semua jenjang TK, PAUD SD dan SMP.

Sementara Halimah Kepala Sekolah SDN 59 Desa Penyengat Olak Kecamatan Jaluko saat ditemui tribunjambi.com pada Jumat (11/9/2020) mengatakan, tahun 2020 ini pihaknya belum mendapatkan dana bantuan perbaikan fasilitas sekolah.

"Fasilitas di sekolah sudah banyak yang rusak seperti lantai yang berlobang, plafonnya yang koyak, dinding yang kusam, sementara kita rehab menggunakan dana bos," kata Halimah.

Untuk memperindah mereka juga beli cat menutupi dinding yang sudah kusam. Dan lemari yang sudah berlobang dibelikan pembungkus kado untuk mempercantik fasilitas yang sudah usang.

"Beberapa fasilitas yang sudah usang kita permak dengan alakadarnya sehingga bisa difungsikan kembali seperti lemari dan rak perpustakaan yang termakan usia sehingga bisa terpakai lagi," tutupnya.(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved