Senin, 11 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kisah Raja Intel Kopassus Bikin Kelabakan Anak Buah, Sang Jenderal Hitung Sehari 25 Jam

Kisah pentolan Komando Pasukan Khusus ini sangat melegenda. Dia dijuluki raja intel dan sosok yang disegani di Kopassus hingga anak buahnya ...

Tayang:
Editor: Duanto AS
Istimewa
Benny Moerdani saat Operasi Seroja di Timor Timur 

TRIBUNJAMBI.COM - Anak buah raja intel Kopassus pun sampai kelabakan, sang jenderal bilang kalau sehari ada 25 jam pun akan dipakai.

Asam garam pertempuran dan misi rahasia telah dirasakan anggota pasukan elite TNI AD ini.

Kisah pentolan Komando Pasukan Khusus ini sangat melegenda.

Dia dijuluki raja intel dan sosok yang disegani di Kopassus

Sosok krajurit Kopassus ini hidup di empat zaman. Sejak zaman penjajahan Belanda, Jepang, zaman Presiden Soekarno kemudian Presiden Soeharto.

Sebelum menyandang predikat sebagai raja intel Indonesia lalu menjadi Panglima ABRI, Benny Moerdani merupakan sosok prajurit yang terampil dalam peperangan. 

Pasukan elite AS Curiga Kopassus Menggunakan Ilmu Hantu, Saat Lihat Anggota Kopassus Gigit Ini

 Sabar Menyamar Selama Satu Tahun di Desa, Intel Kopassus Disuruh Sembunyikan Istri Panglima Musuh

 5 Kopassus Lolos dan Lihat Suparlan Tewas Dikeroyok Pemberontak, dari Atas Bukit Hujani Tembakan

Benny Moerdani ikut berperang melawan penjajah, menjadi prajurit sejak Kopassus masih bernama RPKAD dan bergelut misi-misi, hingga akhirnya menjadi Panglima ABRI dan menteri.

Prajurit Komando Pasukan Khusus ini juga merupakan ahli dunia intelijen Indonesia.

Di beberapa misi Kopassus berisiko tinggi, dia merupakan sang sutradara.

Tak kenal takut

Benny Moerdani saat Operasi Seroja di Timor Timur
Benny Moerdani saat Operasi Seroja di Timor Timur ()

Banyak orang mengenal Benny sebagai pribadi yang tak kenal takut dan kerap bikin 'geleng-geleng' orang yang melihat sikap kerasnya.

Benny Moerdani menjadi satu di antara tokoh yang menonjol saat dilangsungkannya Operasi Trikora di Irian Barat.

Ssook Benny Moerdani juga dikenal sebagai prajurit yang tak kenal takut menjalankan misi-misi berbahaya.

Ketika Operasi Trikora digelar tahun 1960-an, saat itu Benny Moerdani masih berpangkat Kapten.

Ia merupakan satu-satunya perwira yang berani memimpin pasukan Resimen Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau kini bernama Kopassus yang diterjunkan di Irian Barat.

 Dengan Santai Kopassus Makan Beling Tapi Pasukan Elite AS Melongo Kebingungan, Geleng-geleng Kepala

 Kopassus Datang Cuma Pakai Blue Jins untuk Sapu Musuh, Operasi Intelijen Tak Pakai Baret Merah

Operasi itu adalah bagian dari pelaksanaan operasi penyusupan (Operasi Trikora).

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved