Jumat, 15 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Jalan Khusus Batu Bara

DPR Desak Percepatan Jalan Khusus Batu Bara Jambi demi Keselamatan Warga

Keberadaan truk batu bara di jalan umum dinilai telah memberikan dampak negatif yang sangat nyata, terutama terkait ancaman keselamatan.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
tribunjambi/hasbi sabirin
JALAN KHUSUS BATU BARA- Sejumlah pejabat Jambi tinjau pembangunan jalan khusus batu bara. Persoalan menahun kemacetan dan kerusakan infrastruktur, khususnya jalan akibat angkutan batu bara kembali memicu reaksi keras dari parlemen.  Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB, Elpisina, memberikan sorotan tajam terhadap lambatnya progres pembangunan jalan khusus batu bara di Provinsi Jambi yang hingga kini belum kunjung tuntas.  

Ringkasan Berita:Jalan Khusus Batu Bara di Jambi 
  • Komisi XII DPR RI desak percepatan jalan khusus batu bara demi keselamatan warga.
  • Elpisina dukung pemotongan kuota produksi selama jalan khusus belum rampung.
  • Pelaku usaha tambang di Jambi diingatkan wajib lakukan reklamasi lingkungan.
  • Masih banyak dusun di Jambi belum teraliri listrik meski rasio diklaim 100 persen
  • Dinas ESDM dorong energi panas bumi sebagai penopang ekonomi masa depan.

 

TRIBUNJAMBI.COM – Persoalan menahun kemacetan dan kerusakan infrastruktur, khususnya jalan akibat angkutan batu bara kembali memicu reaksi keras dari parlemen.  

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB, Elpisina, memberikan sorotan tajam terhadap lambatnya progres pembangunan jalan khusus batu bara di Provinsi Jambi yang hingga kini belum kunjung tuntas. 

Dalam kunjungan kerja pengawasan ke Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jambi pada Sabtu (9/5/2026), Elpisina menegaskan bahwa pembangunan jalan khusus tersebut tidak dapat lagi ditunda-tunda.  

Keberadaan truk batu bara di jalan umum dinilai telah memberikan dampak negatif yang sangat nyata, terutama terkait ancaman keselamatan jiwa masyarakat dan percepatan kerusakan jalan nasional. 

Komisi XII DPR RI menuntut adanya langkah konkret dari seluruh pemangku kepentingan untuk segera merealisasikan jalur logistik mandiri bagi sektor pertambangan.  

Elpisina menyatakan bahwa jalan khusus adalah kunci agar tata kelola pertambangan di Jambi bisa berjalan lebih baik tanpa harus mengganggu aktivitas harian warga. 

Menariknya, selama infrastruktur tersebut belum rampung, Elpisina melontarkan opsi tegas untuk membatasi aktivitas tambang dari hulu.  

Ia mendukung adanya kebijakan pengurangan kuota produksi batu bara sebagai langkah darurat guna mengurangi tekanan volume angkutan di jalan umum.  

Baca juga: Gubernur Bengkulu dan Sumsel Sepakat Bahas Jalan Khusus Batu Bara, Bagaimana di Jambi? 

Baca juga: Angkutan Batu Bara Jambi Setop Sementara Mulai Hari Ini, Selama Keberangkatan Haji

Hal ini dianggap sebagai solusi sementara yang paling adil demi menjaga kepentingan publik yang lebih luas. 

Kewajiban Reklamsi dan Krisis Listrik Dusun 

Selain masalah logistik, sektor lingkungan hidup juga menjadi catatan penting.  

Elpisina mengingatkan seluruh pelaku usaha pertambangan untuk patuh pada kewajiban reklamasi.  

Dia menekankan bahwa aktivitas pengerukan kekayaan alam tidak boleh meninggalkan lubang-lubang persoalan lingkungan tanpa adanya upaya pemulihan yang sistematis. 

Isu kesejahteraan dasar juga mencuat dalam kunjungan tersebut. Elpisina menyoroti masih banyaknya desa dan dusun di Jambi yang belum menikmati akses listrik secara optimal. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved