Breaking News:

Pandam II/Sriwijaya Apresiasi Program Asap Digital Inovasi Polda Jambi Dalam Penanganan Karhutla

Setelah melihat langsung ke Comman Center Asap Digital Polda Jambi, Selasa (8/9/2020) siang.

Tribunjambi/Aryo Tondang
Pangdam II/Sriwijayam Mayjen TNI Agus Suhardi bersama Kapolda Jambi di Comman Center Asap Digital. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi mengapresiasi program Asap Digital yang menjadi inovasi baru dari Polda Jambi dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Setelah melihat langsung ke Comman Center Asap Digital Polda Jambi, Selasa (8/9/2020) siang.

Ia menuturkan, hal serupa juga bisa diterapkan oleh daerah atau provinsi lainnya di Sumatera dan provinsi lainnya di Indonesia yang memiliki daerah rawan karhutla.

Ekonomi Sumbagsel Bergeliat, Konsumsi BBM Berkualitas Kembali Normal

Lima ASN Tanjabbar Terlibat Kasus Hukum Selama 2020 Ini, Dari Pencurian Hingga Narkotika

6.100 Personil TNI-Polri Dikerahkan Dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020 Mendatang

"Setelah saya melihat langsung keberadaan program yang dirancang oleh Polda Jambi, saya memberikan apresiasi kepada Kapoda Jambi, dan stafnya yang memiliki inovasi luar biasa dalam pencegahan karhutla dengan mendirikan command center aplikasi Asap Digital," kata Mayjen TNI Agus Suhardi.

Dia mengatakan, dirinya mengetahui dan mendapatkan penjelasan langsung dari Kapolda Jambi atas aplikasi Asap Digital yang sudah dilengkapi oleh 'Closed-Circuit Television' atau biasa disingkat CCTVC yang mampu memantau secara dini dan cepat potensi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.

"Menurut saya ini ide Kapolda dan Direskrimsusnya yang luar biasa, karena dengan asap digital ini, kita dari sini sudah bisa mendeteksi adanya kebakaran lahan atau hutan sedini mungkin dan jangankan api, asap saja sudah bisa terdeteksi sehingga bisa melakukan pencegahannya," kata Agus Suhardi kepada media di Mapolda Jambi.

Pangdam juga mengatakan, di Sumsel memiliki aplikasi yang hampir sama tetapi tidak secanggih dan akurat yang milik Polda Jambi karena di Sumatera Selatan itu sebenarnya sudah ada aplikasi karhutla namun untuk memantau asap dan personil tidak real time seperti di Polda Jambi karena di Jambi ada CCTV yang memberikan gambaran kita secara nyata di lapangan.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi yang didampingi Waka Polda Jambi Brigjen Pol Dul Alim, Dirreskrimsus Kombes Pol Edi Faryadi serta perwakilan dari PT Telkom Jambi, M Irsyad menjelaskan kepada Pangdam II/Sriwijaya terkait aplikasi Asap Digital tersebut.

"Dengan adanya aplikasi Asap Digital ini, kami Provinsi Jambi bisa lebih awal memadamkan api jika terpantau oleh aplikasi tersebut dan langsung mengerahkan personil Satgas Karhutla untuk langsung ke lokasi guna memadamkam api sebelum lebih besar lagi," kata Firman Shantyabudi.

Kapolda mengatakan melalui pemantauan CCTV Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian Karhutla Digital atau 'Asap Digital' titik api atau lahan terbakar dengan cepat bisa dipadamkan oleh tim satgas karhutla sebelum api membesar dan meluas membakar hutan dan lahan.

Halaman
12
Penulis: Aryo Tondang
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved