Rabu, 15 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Kerinci

114 Pemandu Wisata di Kerinci Kehilangan Pekerjaan

Perlu diketahui, destinasi wisata di Jambi untuk alam ini favorit untuk dikunjungi adalah Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh.

Penulis: Herupitra | Editor: Duanto AS
Tribunjambi.com/Heru Pitra
Gunung Kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kerinci merupakan branding wisata Provinsi Jambi.

Perlu diketahui, destinasi wisata di Jambi untuk alam ini favorit untuk dikunjungi adalah Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh.

Dua tempat wisata di Jambi ini berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat ( TNKS ).

Namun sejak ditutup pada 17 Maret 2020 lalu, tempat wisata di Kerinci itu hingga sekarang belum dibuka.

Dampaknya ada 114 orang lebih pemandu dan porter kehilangan pekerjaan.

Cerita Anak Presiden Diblok Akun Online Shop, Kaesang Pangarep Jadi Trending di Twitter

Sosok Indira Chunda Thita yang Jadi Komisaris PT Petrokimia Gresik, Anak Mentan hingga Mantan DPR RI

51 Kepala Daerah Kena Tegur Mendagri Karena Sebabkan Kerumunan Massa, Berikut Daftar Daerahnya

"Hingga hari ini dari Taman Nasional Kerinci Seblat kita belum mendengar kepastian kapan akan dibuka kembali jalur pendakian," kata Rangga Kerinci Expedition.

Diungkapkannya, dari pantauan pemantauan mereka para pemandu wisata dilapangan, ada beberapa instansi yang beberapa kali melakukan survey ke Gunung Tujuh.

Survei dilakukan dengan alasan memantau kesiapan pembukaan kembali objek wisata gunung tujuh, dan mendapat izin dari pihak Taman Nasional Kerinci Seblat.

"Namun hingga hari ini belum kita dengar hasil dari survei tersebut," sesalnya.

Jika melihat did aerah lain ujarnya, beberapa gunung yang berada ditaman nasional sudah kembali dibuka.

Seperti Gunung Rinjani, Gunung Binaiya, Gunung Tambora dan Gunung Gede Pangrango sudah dapat melakukan pendakian 2 hari 1 malam.

" Di Sumatra Barat beberapa gunung juga sudah kembali dibuka Gunung Talang, Gunung Marapi Dan Gunung Singgalang," ucapnya.

Dia menyebutkan, destinasi wisata alam yang berada dikawasan Taman Nasional Kerinci Seblat adalah destinasi utama yang diandalkan oleh sebagian besar pemandu yang menjual jasa. Jika dibuka kembali artinya menghidupkan kembali pekerjaan para pemandu dan porter.

"Bukan itu saja tentu akan berdampak ke Hotel, Homestay, penyedia jasa transportasi dengan berkunjungnya kembali wisatawan ke Kerinci," tuturnya.

Namun lanjutnya, pembukaan destinasi wisata alam tentu harus mengikuti protokol Covid-19.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved