Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Bungo

Sebut Dizalimi, Syarkoni Syam "Copot Jas Kuning", Mundur dari Golkar Bungo

Partai Golkar Bungo bergejolak. Merasa dizolimi partai sendiri, Ketua Harian DPD II Partai Golkar Bungo Syarkoni Syam menyatakan mundur

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Syarkoni Syam melepaskan jas Partai Golkar, mundur dari DPD II Golkar Bungo 

Sebut Dizalimi, Syarkoni Syam "Copot Jas Kuning", Mundur dari Golkar Bungo

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Partai Golkar Bungo bergejolak. Merasa dizolimi partai sendiri, Ketua Harian DPD II Partai Golkar Bungo Syarkoni Syam menyatakan mundur dari Partai Golongan Karya. Sebelumnya ia menjabat ketua harian dan sekretaris formatur.

Setelah mengabdi selama 22 tahun untuk partai berlambang pohon beringin tersebut, Syarkoni melepaskan jasnya karena dianggap pengurus provinsi tidak menjalankan amanat musyawarah daerah (Musda).

“Saya resmi menyatakan pengunduran diri dari kepengurusan serta keanggotaan Partai Golkar Kabupaten Bungo,” kata Syarkoni Syam, di kantor Golkar Bungo, Jumat (4/9/2020).

Dijelaskannya, pada Musda yang dilaksanakan pada 22 Agustus 2020 lalu itu, menunjuk Syarkoni yang saat itu menjabat ketua harian sebagai sekretaris.

Namun nyatanya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Jambi mengeluarkan surat keputusan kepada orang lain.

Edi Purwanto: Partai PDIP dan Golkar Bersatu, Insyaallah Pasangan Cerah Menang

Tiba di Jambi, SN Ajak Pendukung Baca Ummul Kitab, Beri Pujian Luar Biasa

Daftar Kontestasi Pilkada Tanjabbar, Mukhlis-Supardi Kejar Hari Ini, Mulyani dan Amin, Minggu

Syarkoni Syam hendak melepaskan jas Partai Golkar
Syarkoni Syam hendak melepaskan jas Partai Golkar (tribunjambi/darwin sijabat)

Dalam surat itu Syarkoni mengungkapkan bahwa DPD Partai Golkar Provinsi Jambi mengeluarkan SK Ketua H Bambang hermanto, Sekretaris Muahrimin, Bendahara Heni.

"Ternyata ini berbeda dengan hasil yang diusulkan formatur, saya merasa dizalimi, Insyaallah surat resmi pengunduran diri Senin akan diserahkan ke DPD Provinsi," katanya.

Mantan wakil ketua DPRD periode 2004 hingga 2019 ini mengaku bahwa pengunduran itu tidak ada unsur paksaan dari pihak manapun. Melainkan semata mata hanya karena merasa terzalimi.

"Pernyataan ini tanpa ada paksaan dan intimidasi hal-hal yang lain oleh siapa pun," ujarnya.

"Dalam struktur formatur hasil Musda Partai Golkar Kabupaten Bungo yang diadakan di Provinsi Jambi, saya dinyatakan sebagai sekretaris partai periode 2020-2025," ungkapnya.

Namun kenyataanya, Syarkoni mengatakan pada Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan itu telah dibagikan dan dia ditempatkan di Posisi Ketua Harian Partai Golkar.

Disebutkan Syarkoni, hal itu berbalik arah dengan rekomendasi oleh DPP Partai Golkar semasa 2015-2020 dan ia beranggapan merasa Partai Golkar Provinsi tidak mengakomodir dari formatur yang sudah dibentuk.

Sebagai tanda keluarnya dari keluarga Golkar, Syarkoni melepaskan baju kebanggaan yang berwarna kuning berlogo pohon beringin tersebut.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved