Terekam CCTV Buang Bayi Yang Baru Dilahirkan, Sepasang Kekasih di Yogyakarta Ini Diringkus Polisi
Sepasang kekasih ini terekam kamera saat membuang bayi mereka di rumah milik salah satu warga di Dusun Berjo Kulon, Godean.
TRIBUNJAMBI.COM - Sepasang kekasih di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diringkus polisi.
Sepasang kekasih ini terekam kamera saat membuang bayi mereka di rumah milik salah satu warga di Dusun Berjo Kulon, Godean.
Berdasar rekaman CCTV tersebut, polisi pun segera meringkus pasangan kekasih yang berinisial AZM dan HRP tersebut. "
Motifnya karena belum bisa merawat dan takut mencoreng nama keluarga. Saat membuang itu juga dari keputusan bersama keduanya," kata Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Deny Irwansyah dalam jumpa pers, Kamis (14/8/2020).
• ABK Kapal China Ini Melarikan Diri, Berenang Mengarungi Selat Malaka Gegara 7 Bulan Gaji Tak Dibayar
• VIRAL Video PKL Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumatera Selatan, Begini Masalah Sebenarnya
• Kepergok Lihat Foto Aurel Digendong Mesra dengan Teuku Rassya, Atta Halilintar Beri Sindiran Pedas!
Isi pesan
Menurut Deny, kejadian itu bermula saat AZM yang masih berstatus pelajar melahirkan seorang bayi pada 28 Juli 2020 di sebuah klinik bidan di Bantul.
Sehari sesudahnya, AZM dan kekasihnya sepakat untuk tidak merawat bayi mereka.

Lalu, pasangan tersebut mencari sebuah kardus dan menuliskan pesan di secarik kertas. Begini bunyi pesan tersebut:
"Izinkan saya menitipkan anak saya...mohon sayangi ia sebagaimana saya menyayanginya. Tolong besarkan ia sebagaimana saya ingin membesarkannya. Berikanlah ia yang terbaik".
Terungkap karena CCTV
Deny mengatakan, usai menerima laporan terkait penemuan bayi itu, polisi segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan.
• Diberi Bintang Tanda Jasa Dari Presiden Jokowi, Fahri Hamzah Tetap Terus Beri Kritikan
• Syok Lihat Thania Nangis Histeris Jatuh dari Box, Prilaku Ashanty ke Pengasuh Mendadak Jadi Sorotan
• Diduga Potong Uang SKPD Rp 8,93 Miliar, Mantan Bupati Bogor Ditahan KPK
Salah satunya dengan memeriksa rekaman CCTV yang merekam aksi AZM dan HRP tersebut.
Menurut Deny, polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan yang digunakan para pelaku.

"Ini kerja cepat rekan-rekan, dari rekaman CCTV terlihat menggunakan kendaraan roda empat," tandasnya.
Sementara itu, AZM diketahui merupakan berasal Jember dan HRP dari Sumatera Selatan.
• Kumpulan 35 Ucapan Selamat Hari Pramuka 14 Agustus, Bisa Kirim Via WhatsApp dan Medso
• Bicara Perkembangan Politik di Indonesia, Amien Rais Sebut di Era Jokowi Politik Kurang Demokrattis
• Ada 4 Modus Politisasi SARA dan Kampanye Hitam di Pilkada 2020 Yang Diungkap Bawaslu