Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

VIRAL Video PKL Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumatera Selatan, Begini Masalah Sebenarnya

Beredar rekaman video seorang perempuan yang mengaku pedagang kaki lima (PKL) dimarahi seorang ibu-ibu.

Tayang:
Editor: Rahimin
(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Beredar rekaman video seorang perempuan yang mengaku pedagang kaki lima (PKL) dimarahi seorang ibu-ibu.

Perempuan tersebut mengaku PKL di Pasar 16 Ilir Palembang. Dia mengaku diancam istri Wakapolda Sumatera Selatan.

Video ini viral di kanal YouTube "Now Sumsel".

Dalam video yang berdurasi 14 menit 39 detik itu, perempuan tersebut mengaku bernama Evitasari (28). Evitasari menyebutkan, dia tak bisa lagi berdagang di Pasar 16 Ilir Palembang lantaran dia menegur seorang wanita yang mengaku sebagai istri Wakapolda Sumatera Selatan (Sumsel).

Diberi Bintang Tanda Jasa Dari Presiden Jokowi, Fahri Hamzah Tetap Terus Beri Kritikan

Kepergok Lihat Foto Aurel Digendong Mesra dengan Teuku Rassya, Atta Halilintar Beri Sindiran Pedas!

Syok Lihat Thania Nangis Histeris Jatuh dari Box, Prilaku Ashanty ke Pengasuh Mendadak Jadi Sorotan

Dalam rekaman video tersebut, Evitasari menjelaskan, kejadian itu bermula saat ada seorang ibu yang parkir mobil di tempatnya berdagang.

Dia pun menegur ibu tersebut agar tidak parkir di sana karena akan digunakan untuk berjualan.

Menurut cerita Evitasari, sang ibu itu berjanji untuk tidak lama-lama parkir.

Marah ditegur lama parkir 

Namun, ibu tersebut baru kembali satu jam kemudian. Akibatnya, Evitasari menjadi terlambat untuk berjualan.

Evitasari pun protes ke si ibu tersebut. "Terus ibu itu tidak terima saya tegur, langsung dia jawab. Saya ini istrinya Wakapolda, berani kamu menegur saya. Kamu tidak tahu berurusan dengan siapa?"

"Saya tidak tahu ibu itu siapa," ujar Evitasari dalam video.

Diduga Potong Uang SKPD Rp 8,93 Miliar, Mantan Bupati Bogor Ditahan KPK

Kumpulan 35 Ucapan Selamat Hari Pramuka 14 Agustus, Bisa Kirim Via WhatsApp dan Medso

Bicara Perkembangan Politik di Indonesia, Amien Rais Sebut di Era Jokowi Politik Kurang Demokrattis

Kemudian, Evitasari mengaku, ibu tersebut langsung mengambil fotonya dan mengancam bahwa dia tak akan lagi bisa berdagang di Pasar 16 Ilir.

"Saya pastikan kamu enggak akan bisa jualan lagi di Pasar 16 Ilir ini lagi. Saya pastikan kamu enggak akan terlihat lagi di pasar ini. Lalu ibu itu foto wajah saya. Terus saya jawab, 'Salah saya apa? Kenapa saya tidak bisa jualan di sini?'" kata Evitasari sembari menangis menceritakan kejadian yang menimpanya.

ILUSTRASI Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kabupaten Merangin kembali menertibkan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di jalan protokol
ILUSTRASI Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kabupaten Merangin kembali menertibkan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di jalan protokol (Tribun Jambi/Muzakkir)

Sudah mencoba minta maaf

Setelah ibu yang mengaku istri Wakapolda Sumsel itu pergi, Evitasari mencoba membuka dagangannya, tetapi ia dan suaminya mendadak didatangi preman pasar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved