Cek Cok Saat Minta Izin ke Bali, Pria Ini Malah Cekik Pacarnya yang Hamil Hingga Tewas
Kota Mataram digegerkan peristiwa pembunuhan yang dialami pasangan kekasih. Peristiwa ini terjadi di rumah seorang pria di Kelurahan Jempong Baru,
"Tersangka juga sempat membersihkan keringatnya yang menempel di tubuh korban," sambungnya.
Sempat dikuburkan
Jasad LNS ditemukan di rumah R pada hari, Sabtu (25/7/2020).
Saat itu, jasad LNS tergantung percis seperti korban yang melakukan bunuh diri.
Sempat dikubur selama 10 hari, LNS kemudian diautopsi atas permintaan pihak keluarga.
Pasalnya sebelum terungkap LNS dibunuh, keluarga curiga jika LNS meninggal bukan karena bunuh diri.
Kecurigaan itu muncul setelah melihat jasad LNS tergantung di video yang ditonton.
"Melihat di video itu, saya melihat kok aneh, anehnya seperti mata melotot, lidah menjulur, bagaimana layaknya orang bunuh diri itu tidak ada, dan dia lemas," kata kakak kandung LNS, berinisial MS, saat ditemui Kompas.com, di pemakaman lokasi otopsi, Senin (3/8/2020).
MS meyakini bahwa adiknya tersebut tidak mungkin secepat itu mengakhirinya kehidupannya dengan gantung diri.
Sebab, selama ini adiknya itu terlihat baik-baik saja, bahkan LNS sudah lulus untuk melanjutkan studi magister hukum.
"Kok aneh, dan apa yang membuat dia sampai mengambil jalan pintas gitu, dan saya melihat anak ini sudah cukup dewasa, terlebih dia (korban) sudah dinyatakan lulus masuk S2," tutur MS.
Autopsi dilakukan Pemakaman Umum Karang Medain, Mataram, oleh tim dokter forensik dari Universitas Mataram.
Kejanggalan di CCTV
Koordinator pendamping keluarga LNS, Syamsul Hidayat kepada Kompas.com mengatakan, pihaknya menduga ada yang janggal atas kematian LNS.
Kejanggalan muncul saat melihat langsung rekaman kamera CCTV di sekitar TKP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bunuh-diri-gantung-diri-kumpeh2.jpg)