Cek Cok Saat Minta Izin ke Bali, Pria Ini Malah Cekik Pacarnya yang Hamil Hingga Tewas
Kota Mataram digegerkan peristiwa pembunuhan yang dialami pasangan kekasih. Peristiwa ini terjadi di rumah seorang pria di Kelurahan Jempong Baru,
Namun, izin tetap tak didapatkan R dari LNS.
"Karena tetap tidak diizinkan oleh korban, tersangka menjadi kesal dan capek ketika korban mengancam dengan anak panah," tutur Artanto.
Melihat hal tersebut R emosi. R sempat meminta kekasihnya untuk tidak macam-macam.
Hingga akhirnya kekesalan R tak bisa dibendung lagi berakhir dengan mencekik kekasihnya sampai tewas sekira pukul 19:30 Wita hari itu juga.
Pandangi jasad kekasih
Sang kekasih dan calon anaknya tewas di tangan R.
R sempat termenung memandangi tubuh LNS yang tak bernyawa sudah tergeletak.
Saat itu, timbul niat jahat R lain untuk menghilangkan jejak pembunuhannya.
Seketika, R menjalankan niat tersebut dengan keluar melalui jendela rumah dan pergi ke daerah Jempong membeli tali.
Ia kembali ke rumah dan langsung mengambil kursi yang ada di ruang makan.
Kekasih LNS ini naik ke kursi dan menjebol lubang angin atau ventilasi tembok dapur.
Tali yang tadi dibelinya digunakan R untuk menggantung jasad sang kekasih.
Tujuannya tak lain agar terlihat seolah-olah LNS meninggal dunia karena bunuh diri.
"Tersangka melepaskan pegangan tangannya begitu korban sudah tergantung," kata Artanto.
R juga sempat mengambil baju untuk mengelap keringat yang masih menempel di tubuh LNS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bunuh-diri-gantung-diri-kumpeh2.jpg)