Ini Amalan-amalan yang Dianjurkan Rasulullah SAW Dalam Menyambut Tahun Baru Islam

Tahun baru Islam 1442 H atau 1 Muharram akan jatuh pada 20 Agustus 2020.

Editor: rida
TRIBUNNEWS
Jelang tahun baru Islam 1 Muharram 1442 H 

TRIBUNJAMBI.COM - Tahun baru Islam 1442 H atau 1 Muharram akan jatuh pada 20 Agustus 2020.

Terapkan Customer Identity and Access Management XL Axiata Permudah Akses Layanan Digital

Bandingkan Pacar Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Sebelum Menikah, Ternyata Jumlahnya Jauh

Sering Alami Sakit Kepala, Mungkin Ini Penyebabnya

Momen pergantian tahun Islam seyogyanya tak diisi dengan kegiatan yang menjauhkan diri dari Allah SWT.

Apalagi dalam situasi pandemi umat muslim justru dianjurkan memperbanyak doa dan dzikir.

Selain itu umat muslim dapat mengerjakan amalan-amalannya.

Berikut ini amalan-amalan yang bisa dikerjakan dianjurkan Rasulullah menyambut bulan Muharram atau Tahun Baru Islam 1442 H.

Siapa Sebenarnya Jaksa Pinangki, Tersangka Kasus Djoko Tjandra: Istri Perwira Polisi, Harta Rp 6,8 M

Detik Detik Pembebasan Wanita Cantik Asal Gresik yang Diculik dan Disekap, Penculiknya Sang Mantan

VIDEO Heboh, Kelahiran Seekor Sapi Berkepala Dua dan Bermata Empat di Probolinggo

1. Berpuasa

Di bulan Muharram amalan yang dianjurkan adalah puasa.

Pasalnya bulan Muharram merupakan satu di antara empat bulan yang dimuliakan, seperti bulan Ramadhan.

Hal ini berdasarkan dalil hadis Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda,

"Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam." (HR. Muslim)

Terdapat dua amalan puasa dalam bulan Muharram, yaitu puasa Tasua dan puasa Asyura.

9 Hektar Lahan Kosong Milik Perusahaan di Muarojambi Terbakar, Api Menyala hingga Malam

Anak & Menantu Jokowi di Pilkada 2020, Kenapa Partai Berlomba-lomba Mendukung? Politik Dinasti?

Ngotot Ajak Cerai, Rey Utami Ogah Pertimbangkan Sudah Miliki Bayi dari Pablo Benua

Tak Terima Diputuskan Kekasihnya, Pria Ini Nekat Culik Mantannya, Hingga Terancam 12 Tahun Penjara

Puasa Tasua

Puasa Tasua merupakan puasa sebelum hari 10 Muharram atau yang dilaksanakan pada 9 Muharram.

Dalam riwayat dijelaskan di akhir hayatnya Rasulullah pernah berkeinginan jika ia masih hidup di tahun depan maka ia akan berpuasa pada 9 dan 10 Muharrram.

عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ – رضى الله عنهما – يَقُولُ: حِينَ صَامَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ, قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-: (( فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ.)) قَالَ: فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّىَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved