Ingin Beli Sepeda Brompton Dari Toko Online, Artis Tessa Kaunang Malah Tertipu Rp 23 Juta
bintang sinetron Tessa Kaunang (43) menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh toko sepeda online.
TRIBUNJAMBI.COM - Bersepeda, apalagi dengan sepeda lipat belakangan ini makin digandrungi masyarakat.
Dari sepeda lipat bermerek biasa ataupun yang mempunyai merek terkenal, seperti Brompton.
Banyak artis-artis yang juga ikut tren bersepeda ini. Satu diantaranya Tessa Kaunang.
Namun, bintang sinetron Tessa Kaunang (43) menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh toko sepeda online.
Ia mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2020) petang untuk melaporkan penipuan tersebut.
• Semua Bacakada Sudah Dapat Partai Pengusung di Pilgub Jambi, Tiga Pasang Atau Empat Pasang?
• Dukun Dua Istri Ini Klaim Bisa Bawa Uang Rp 7 Triliun, Syaratnya Motor Baru dan Uang Puluhan Juta
• Usut Aliran Dana Djoko Tjandra, Polri Kemungkinan Kerja Sama Dengan KPK
Didampingi sang adik bernama Genesy Kaunang, Tessa Kaunang membuat laporan polisi terkait dugaan penipuan
Laporan polisi Tessa diterima petugas dengan nomor LP/1418/VII/2020/RJS.
Usai membuat laporan, ia bertemu awak media dan mengaku menerima tindak pidana dugaan penipuan.
"Jadi kehadiran saya kesini membuat laporan polisi soal penipuan. Saya kena tipu beli sepeda brompton di toko sepeda TRB Bike yang ada di ecommerce Bukalapak," kata Tessa Kaunang, Selasa malam.

Tessa menjelaskan kronologi dirinya menerima dugaan penipuan dari toko sepeda tersebut.
Mulanya, janda dua anak itu ingin membeli sepeda Brompton di toko TRB Bike yang ada di ecommerce tersebut, pada Minggu (26/7/2020).
"Karena lagi musim sepeda jadi saya belanja sepeda brompton ceritanya. Harganya itu sebenarnya Rp 57 juta sekian, tapi saya dapat diskon 60 persen jadi harganya Rp 23 juta," ucapnya.
• Rumah Petinggi PDI-P Bogor Dilempari Bom Molotov, Polisi Periksa Rekaman CCTV
• Siapa Sebenarnya Artis VS yang Diamankan Dalam Kasus Prostitusi Online di Lampung?
• Polisi Belum Tutup Kasus Kematian Editor Metro TV, Tidak Terima Informasi dari Dukun
Karena mendapatkan diskon besar dan sepeda brompton berwarna ungu sangat disukainya, janda Sandy Tumiwa itu pun tak pikir panjang membeli sepeda brompton tersebut secara online.
"Akhirnya saya transaksi dan prosedur yang saya lakukan sesuai, yaitu transfer ke virtual account yang keluar dari tempat belanja itu," ungkapnya.
"Satu jam kemudian ada yang telepon saya dan bilang, 'kami dari belanja online tersebut. Karena ibu mendapat diskon 60 persen jadi ibu harus mengaktivasi vocher diskon' gitu," tambahnya.

Wanita bernama lengkap Thessalonica Indria Roxana Aryani Anes Kaunang itu mengaku diberikan link oleh oknum penipu tersebut, yang kemudian diminta memasukan OTP.
"Saya ini memang bisa dibilang gaptek. Baru pertama kali belanja online di tempat ini. Saya pas masukin kode OTP langsung sesuai prosedur. Habis itu orangnya sempet telpon lagi, 'ibu jangan dibuka websitenya masih diaktivasi kode diskon'. Saya ikuti. Habis itu tidak ada kabar lagi," jelasnya.