Demi Kuota Internet, Siswi SMP di Batam Nekat Jual Diri, Pasang Tarif Sekali Kencan Rp 500 Ribu
Seorang siswi SMP di Batam nekat menjual diri. Siswi tersebut nekat menjual diri demi bisa beli kuota internet dan keperluan sehari-hari.
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang siswi SMP di Batam nekat menjual diri.
Siswi tersebut nekat menjual diri demi bisa beli kuota internet dan keperluan sehari-hari.
Gadis berusia 15 tahun tersebut sengaja menjual dirinya karena terlilit ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini.
Sekali kencan, muncikari mematok harga untuk siswi SMP iniRp 500 ribu.
Aksinya berhasil digagalkan aparat kepolisian.
• Semua Bacakada Sudah Dapat Partai Pengusung di Pilgub Jambi, Tiga Pasang Atau Empat Pasang?
• Jokowi Harusnya Hambat Munculnya Dinastik Politik, Pengamat: Minta Keluarganya Tidak Maju
• Telusuri Rekam Jejak Peserta Pilkada Terkait Narkoba, Bawaslu Minta Diberi Akses ke BNN
Kapolsek Batu Aji Kompol Jun Chaidir mengatakan, terungkapnya aksi ini setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada jaringan atau penyalur prostitusi online via MiChat yang menjual anak yang masih di bawah umur.
Polisi melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga sebagai penyalur prostitusi online.

“Dua pelaku yang kami amankan yakni penyalur dan penikmat, keduanya kami amankan di Wisma Mitra Mall saat bertransaksi, Rabu (22/7/2020) malam kemarin,” kata Jun Chaidir melalui telepon, Selasa (28/7/2020).
Dua orang pelaku tersebut berinisial RS dan ML dan mereka adalah pengangguran.
Dari pemeriksaan awal, korban mengaku sengaja menjual diri hanya karena tidak memiliki uang untuk kebutuhan sehari-hari selama pandemi corona.
Korban juga mengaku menjual diri demi membeli kuota internet. Apalagi korban berasal dari keluarga yang sedang bermasalah dan jauh dari pengawasan orangtua.
• Ingin Beli Sepeda Brompton Dari Toko Online, Artis Tessa Kaunang Malah Tertipu Rp 23 Juta
• Dukun Dua Istri Ini Klaim Bisa Bawa Uang Rp 7 Triliun, Syaratnya Motor Baru dan Uang Puluhan Juta
• Usut Aliran Dana Djoko Tjandra, Polri Kemungkinan Kerja Sama Dengan KPK
• Siapa Sebenarnya Artis VS yang Diamankan Dalam Kasus Prostitusi Online di Lampung?
Kondisi korban ini langsung dimanfaatkan oleh penyalur prostitusi online tersebut.
Chaidir menambahkan, korban mengenal pelaku dari jejaring sosial Facebook.
Dari sanalah komunikasi terjalin hingga akhirnya korban paham dan sempat mempromosikan dirinya sendiri melalui akun Michat.
“Awalnya korban mengetahuinya dari pelaku tersebut, namun belakangan korban sempat mempromosikan sendiri dan ada juga sesekali menggunakan pelaku,” terang Chaidir.
