Bahaya Konsumsi Jeroan Bagi Kesehatan - Asam Urat, Picu Obesitas hingga Bebani Kerja Ginjal
Di Indonesia selain daging, jeroan juga menjadi salah satu bahan makanan yang bisa diolah menjadi menu makanan lezat. Seperti babat, usus, hati, lidah
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Di Indonesia selain daging, jeroan juga menjadi salah satu bahan makanan yang bisa diolah menjadi menu makanan lezat.
Seperti babat, usus, hati, lidah, hingga paru.
Meskipun enak dimakan, namun perlu diingat bahwa mengkonsumsi jeroan dengan porsi yang berlebihan ternyata tidak baik bagi kesehatan lho.
Hal ini diungkapkan oleh Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Eka Hospital Cibubur, Imelda Goretti dalam webinar Eka Hospital.

"Kalau dikonsumsi terus, makanan tinggi kolestrol akan pengaruhi kadar kolesterol dalam darah. Gak bisa dipungkiri, 30 persen kolestrol darah kita, itu adalah efek dari apa yang kita makan, 30an persen," kata dr Imelda, Selasa (28/7/2020).
Jeroan, atau organ dalam tubuh pada hewan memiliki kadar kolestrol yang sangat tinggi.
Sehingga apabila dikonsumsi berlebih bisa meningkatkan kolesterol dalam darah.
Hal ini lah yang kemudian memicu timbulnya banyak penyakit khususnya kardiovaskular.
• Kenalan di Facebook, Tiga Gadis di Bawah Umur Diperkosa Tukang Parkir di Tempat Wisata Jambi
• Kisah Pilu Pontianak, Menikah dengan Warga Tiongkok Tapi Malah Disiksa Jika Menolak Bersetubuh
Seperti penyakit jantung, atau juga stroke.
"Kita tahu kadar kolestrol tinggi terus menerus dalam jangka waktu lama itu faktor resiko terjadi penyakit Kardio Vaskular. Jadi memang tidak disarankan dikonsumsi terlalu sering," imbuhnya.
"Jadi memang resiko penyakit seperti stroke dan jantung umumnya sering terjadi saat ini," tambah dia.
Manfaat Konsumsi Jeroan
Mengonsumsi jeroan dalam jumlah wajar sebenarnya dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan.
Hal ini dikarenakan, jeroan mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Melansir Buku 35 Resep Masakan Olahan Hati & Ampela Ayam (2010) oleh Lilly T. Erwin, jeroan merupakan bahan pangan yang mengandung cukup banyak gizi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.