100 Tahun PK Ojong

Jusuf Wanandi Bicara tentang PK Ojong, Generasi Sekarang Jangan Cuma TikTok-an

Jejak dan kepenulisannya bisa kita cecap dalam buku karyanya yang fenomenal, yaitu 'Perang Eropa' sebanyak tiga seri.

Editor: Duanto AS
(Dokumen Kompas
Jakob Oetama, PK Ojong, Adi Subrata, dan Irawati (generasi pertama Intisari, dari kiri ke kanan) 

Seiring dengan menjulangnya nama Kompas-Gramedia, nama PK Ojong pun mewarnai jagat jurnalistik dan perusahaan media di tanah air.

Jejak dan kepenulisannya bisa kita cecap dalam buku karyanya yang fenomenal, yaitu 'Perang Eropa' sebanyak tiga seri.

PK Ojong sosok multidimensi. Selain sebagai jurnalis, ia juga seorang cendekiawan dan usahawan.

Sebelum terjun ke dunia jurnalistik dan usaha, Ojong memang meniti kariernya diawali sebagai guru.

Bahkan ia juga satu di antara pendiri Universitas Tarumanagara. Tak heran di lingkungan KG Ojong dikenal sebagai sosok pendidik.

Pacaran 2 Bulan, Julian Jacob Harus Siapkan Mahar Rp 2 Miliar Untuk Menikahi Marion Jola

Sepak terjang PK Ojong bisa dibaca dalam buku 'Hidup Sederhana Berpikir Mulia'.

Lalu seperti apa sosok PK Ojong di mata orang lain?

Satu di antara pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jusuf Wanandi mengisahkan kepada Tribun Network.

Jusuf Wanandi mengenal sosok PK Ojong sejak lama, dan ia mengaku hidupnya terpengaruh, terutama dalam mencintai seni dan budaya.

Satu di antara pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jusuf Wanandi menceritakan sosok Pendiri Kompas, Petrus Kanisius (PK) Ojong saat ditemui di kantor CSIS, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2020).
Satu di antara pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jusuf Wanandi menceritakan sosok Pendiri Kompas, Petrus Kanisius (PK) Ojong saat ditemui di kantor CSIS, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2020). (Tribunnews/Dennis Destryawan)

Hal itu terlihat di kantor Jusuf, CSIS, di wilayah Jakarta Pusat. Bertebaran lukisan-lukisan karya seniman Indonesia, menempel di dinding, satu di antaranya milik I Nyoman Tjokot.

Berikut petikan wawancara Jusuf Wanandi dengan Tribun Network pada Rabu, 22 Juli 2020:

PK Ojong di mata Anda?

PK Ojong telah menciptakan suatu dunia baru dalam media massa di Indonesia. Karena sebelumnya tidak mengenal surat kabar independen yang bisa berkembang sebegitu rupa.

Saya kira beliau memiliki banyak ide, meskipun orangnya kalau kenal baik sangat ramah dan memiliki berbagai macam joke. Kalau orang tidak kenal dia, kelihatannya pendiam.

Orangnya sangat ramah dan memiliki kehangatan meski terlihat agak pendiam. Dan kita waktu mahasiswa beliau mendukung dari belakang. Teruskan kita punya perjuangan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved