Breaking News:

Jelang Idul Adha, Dishub Imbau Po dan Travel di Jambi Perhatikan Protokol Kesehatan

Pada akhir Juli ini umat Islam akan menyambut Hari Raya Idul Adha atau kurban. Diperkirakan tak banyak masyarakat yang melakukan mudik ke kampung.

Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra. 

TRIBUNJANBI COM, JAMBI – Pada akhir Juli ini umat Islam akan menyambut Hari Raya Idul Adha atau kurban. Diperkirakan tak banyak masyarakat yang melakukan mudik ke kampung halaman. Dalam hal ini Dinas Perhubungan Provinsi Jambi juga tak melarang untuk mudik.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra mengatakan bahwa untuk lebaran Idul Adha ini biasanya tak ada pergerakan yang sangat banyak, khususnya di angkutan darat dan udara.

“Saya rasa tak ada gejolak yang banyak, kita juga tak melarang untuk mudik, biasnya pasti ada tapi tak banyak,” sampainya.

Lanjutnya, pasalnya untuk saat ini masyarakat juga sudah mualai paham dengan bahaya Covid-19. Dengan demikian ini dapat diatasi dengan baik dan masih sangat wajar terjadi. “Insyaallah semua bisa dapat kita atasi dengan baik,” akunya.

Korupsi Auditorium UIN STS Jambi, Saksi Ahli Sebut Pokja Gagal Soal Kontrak Pengawas

Reaktif Rapid Test, Warga di Kerinci Menolak Diisolasi Bersama Pasien Positif Corona

Mayat Bustami Ditemukan Telah Menghitam, Warga Tungkal Dapat Petunjuk Seekor Kucing

Kata Varial, untuk pergerakan mudik di lebaran haji atau Idul Adha ini tak terlalu banyak. Meski demikian, semua kendaraan umum apapun itu harus tetap mengutamakan protokol kesehatan dengan baik, jangan sampai ini menjadi klaster baru dalam penularan Covid-19.

Dalam hal ini, Varial mengimbau para pelaku loket atau travel harus menerapkan jaga jarak dan tetap melayani pengunjung yang menggunakan masker. “Kita minta untuk meningkatkan pelayanan dengan prosedur covid,” sebutnya.

Sementara itu, untuk angkutan operasional, Kata Varial di Provinsi Jambi ada 12 PO yang sudah memiliki izin. Namun untuk jumlah angkutannya sendiri, Varial belum bisa memastikan. “Datanya ada di kantor, sehingga belum bisa saya sampaikan jumlahnya berapa,” ungkapnya.

Varial menambahkan semua masyarakat dapat mengerti dan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pencegahan penaularan covid. Biasannya, banyak masyarakat yang tak patuh aturan masyarakat. Khusunya ketika di dalam angkutan.

“Kita harus sama-sama menjaga kesehatan diri kita sendiri, jangan sampai kita melakukan hal lain yang bisa merugikan kita sendiri, apalagi di tengah Covid-19,” tandasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved