Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Diprediksi Gibran-Teguh Bisa Menang Mudah: Bukan Untuk Kalah, Ini Soal Harga Diri Keluarga Presiden

PDI-P resmi mendukung Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso untuk maju di Pilkada Serentak 2020 Kota Solo.

Editor: Rahimin
ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA
Bakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan bakal calon wakil wali kota Solo, Teguh Prakosa (kanan) memberikan keterangan kepada Wartawan saat berada di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020). Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo pada Pilkada serentak Desember mendatang. 

TRIBUNJAMBI.COM - PDI-P resmi mendukung Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso untuk maju di Pilkada Serentak 2020 Kota Solo.

PDI-P bukan mengusung Achmad Purnomo yang ditugaskan DPC PDI-P Solo sebagai bakal calon wali kota.

Pasangan Gibran dan Teguh ini diprediksi menang mudah di Pilwako Solo nanti.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin memprediksi Gibran Rakabuming Raka- Teguh Prakosa bisa menang mudah di Pilkada Serentak 2020 dalam pemilihan wali kota Solo 2020.

FAKTA BARU Brigjend Prasetijo Pernah Kawal Buronan Djoko Tjandra Naik Jet Pribadi ke Pontianak

Catherine Wilson Menyesal Usai Ditetapkan Jadi Tersangka, Ngaku Tiga Bulan Sudah Konsumsi Sabu

Katedral Nantes Terbakar, Asap Hitam di Angkasa, Diduga Ada Orang Sengaja Membakar

"Peluang dan kans Gibran-Teguh untuk menang sangat tinggi. Dan bahkan mungkin saja Gibran-Teguh akan lawan kotak kosong," kata Ujang kepada Kompas.com, Sabtu (18/7/2020).

PDI-P saat ini menguasai DPRD Solo dengan 30 dari 45 kursi DPRD Solo.

Teguh Prakosa (kanan), mendapat rekomendasi dari PDIP untuk mendampingi Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020.
Teguh Prakosa (kanan), mendapat rekomendasi dari PDIP untuk mendampingi Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020. (Istimewa)

Partai-partai lain berbagi 15 kursi. PKS mengantongi lima kursi, Gerindra, PAN dan Golkar masing-masing tiga kursi dan PSI satu kursi.

Ujang menilai dengan peta politik seperti itu, sulit untuk memunculkan calon lain.

"Apalagi partai-partai lain juga mulai merapat dan mendukung Gibran," kata Ujang.

Sesuai mekanisme KPU, jika hanya ada calon tunggal, maka calon tersebut akan bertarung dengan kotak kosong.

Palestina Dihapus dari Google Maps? Kronologi Pencarian Peta Diarahkan ke Wilayah Israel

Hasil Kualifikasi MotoGP Spanyol 2020, Tragedi Alex Rins Alami Patah Tulang Bahu Kanan

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved