Pilkada Serentak 2020
Diprediksi Gibran-Teguh Bisa Menang Mudah: Bukan Untuk Kalah, Ini Soal Harga Diri Keluarga Presiden
PDI-P resmi mendukung Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso untuk maju di Pilkada Serentak 2020 Kota Solo.
TRIBUNJAMBI.COM - PDI-P resmi mendukung Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso untuk maju di Pilkada Serentak 2020 Kota Solo.
PDI-P bukan mengusung Achmad Purnomo yang ditugaskan DPC PDI-P Solo sebagai bakal calon wali kota.
Pasangan Gibran dan Teguh ini diprediksi menang mudah di Pilwako Solo nanti.
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin memprediksi Gibran Rakabuming Raka- Teguh Prakosa bisa menang mudah di Pilkada Serentak 2020 dalam pemilihan wali kota Solo 2020.
• FAKTA BARU Brigjend Prasetijo Pernah Kawal Buronan Djoko Tjandra Naik Jet Pribadi ke Pontianak
• Catherine Wilson Menyesal Usai Ditetapkan Jadi Tersangka, Ngaku Tiga Bulan Sudah Konsumsi Sabu
• Katedral Nantes Terbakar, Asap Hitam di Angkasa, Diduga Ada Orang Sengaja Membakar
"Peluang dan kans Gibran-Teguh untuk menang sangat tinggi. Dan bahkan mungkin saja Gibran-Teguh akan lawan kotak kosong," kata Ujang kepada Kompas.com, Sabtu (18/7/2020).
PDI-P saat ini menguasai DPRD Solo dengan 30 dari 45 kursi DPRD Solo.

Partai-partai lain berbagi 15 kursi. PKS mengantongi lima kursi, Gerindra, PAN dan Golkar masing-masing tiga kursi dan PSI satu kursi.
Ujang menilai dengan peta politik seperti itu, sulit untuk memunculkan calon lain.
"Apalagi partai-partai lain juga mulai merapat dan mendukung Gibran," kata Ujang.
Sesuai mekanisme KPU, jika hanya ada calon tunggal, maka calon tersebut akan bertarung dengan kotak kosong.
• Palestina Dihapus dari Google Maps? Kronologi Pencarian Peta Diarahkan ke Wilayah Israel
• Hasil Kualifikasi MotoGP Spanyol 2020, Tragedi Alex Rins Alami Patah Tulang Bahu Kanan
Ujang meyakini skenario Gibran-Teguh melawan kotak kosong ini kemungkinan besar terjadi.
"Atau ada lawan, tapi cuma boneka. Diumunculkan hanya untuk meramaikan," kata dia.

Ujang menilai sulit untuk memunculkan calon yang memang nekat ingin melawan Gibran-Teguh.
Sebab, selain menguasai mayoritas kursi parlemen lokal, Gibran juga merupakan putra Presiden Joko Widodo yang dua periode menjadi wali kota Solo.
• Modus Ritual Buka Aura, Dukun di Tanjungpinang Malah Memperkosa Anak di Bawah Umur
• Sempat Tak Akur, Ashanty Kini Damai Dengan Millendaru: Yang Namanya Keluarga Pasti Balikan Lagi
• Inilah Sinopsis Cerita Darah Muda, Kisah Rhoma dan Ani yang Memenya Terkenal
"Gibran itu dipersiapkan untuk maju Cawalkot dan untuk menang. Bukan untuk kalah. Ini soal harga diri keluarga Presiden," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prediksi Pengamat: Mungkin Saja Gibran-Teguh Lawan Kotak Kosong