Breaking News:

Berita Batanghari

Dalam Sehari Volume Sampah di Batanghari Capai 25 Ton, DLH Imbau Masyarakat Agar Bisa Kelola Sampah

Pasalnya, sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap harinya mencapai 25 ton.

Instagram @hanifburhan
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Dinas Lingkungan Hidup Batanghari hingga saat ini masih terus berupaya untuk menekan volume sampah yang ada di Kabupaten Batanghari.

Pasalnya, sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap harinya mencapai 25 ton.

Kabid Pengelolaan Sampah B3 dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Batanghari, Zamhuri, SE mengatakan, untuk pengelolaan sampah yang ada di Batanghari perharinya adalah 25 ton.

Bentrokan China dan AS di Laut China Selatan Meruncing, Amerika Sebut Klaim China Tak Berdasar

Dokter yang Terbitkan Surat Bebas Covid-19 Mengaku tak Mengenal Joko Tjandra, Kok Bisa?

Penyerang Handal Ferdinand Sinaga Tinggal Selangkah Lagi Gabung PSMS, Sekum: Kita Tunggu di Medan

Pengelolaan sampah ada dua macam, pertama pengurangan dengan cara pembatasan timbulnya sampah dan pemanfaatan sampah, dan melakukan penurunan sampah dengan pengumpulan, pemeliharaan serta pengangkutan dan terakhir pemprosessan akhir sampah.

"Alat bantu yang ada di Dinas lingkungan hidup ini ada 14 unit di antaranya 6 dam truk, 3 mobil carry dan 5 roda tiga," katanya, Minggu (19/7/2020).

Ia mengaku, pihaknya terus berupaya kepada masyarakat untuk melakukan sosialisasi dan kerjasama untuk pembatasan pembuangan sampah dengan jangan membuang sampah ke TPA semua, dengan begitu umur TPA kita lebih panjang untung digunakan.

"Wilayah titik sampah yang ada di Batanghari, untuk wilayah Kecamatan Muara Bulian ada 4 kelurahan yang melayani di antaranya, Bulian, Rengas Condong, Pasar Baru dan Teratai.

Dan di Kecamatan Tembesi, Kelurahan Kampung Baru di Pasar PU Paal V, Pasar Tembesi, dan terakhir Pasar Sungai Rengas," beber Zamhuri.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Batanghari agar dapat mengelola sampah agar tidak menumpuk di TPA.

"Kalau bisa di kelola di sumbernya jangan sampai ada penumpukan di TPA," jelasnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved