Berita Internasional
Perang dengan Serbuan Massal Sudah Tak Zaman Lagi, Modern Warfare ala Amerika Ini yang Efektif
Perang dengan Serbuan Massal Sudah Tak Zaman Lagi, Modern Warfare ala Amerika Ini yang Efektif
TRIBUNJAMBI.COM - Perang saat ini bisa dikatakan berbeda caranya dahulu. Jika dibenak kita berpikir bahwasanya pertempuran saat ini sama akan yang dulu-dulu maka kekalahan yang akan diderita.
Layaknya teknologi yang terus berkembang, peperangan juga mengalami perubahan sangat radikal.
Atau istilahnya sekarang ialah Modern Warfare.
Tak perlu terlalu banyak pengerahan tentara, teknologi yang akan mengambil alih jalannya pertempuran.
• Kondisi Tiongkok Makin Terhimpit, Laut China Selatan Diserbu Angkatan Laut Inggris, AS hingga Jepang
• Update Kasus Virus Corona di Jambi, Satu Warga Kota Jambi Kembali Positif Covid-19, Total 126 Kasus
• Identitas Pembobol Alfmart di Kota Jambi Terungkap, Polisi Tunggu Waktu Eksekusi
• Ular Piton Sepanjang Lima Meter Tewaskan Warga, Beri Lima Gigitan di Kepala
Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Inggris menandatangani perjanjian yang bisa mengarah pada upaya modernisasi teknologi militer kedua negara.
Menteri Angkatan Bersenjata Inggris James Heappey dan Sekretaris Angkatan Darat AS Ryan McCarthy jadi perwakilan kedua negara yang meneken kesepakatan itu di kantor Kementerian Pertahanan Inggris di London, Selasa (14/7).
• Kontraktor di Merangin Bingung Cari Hutang, Imbas Pencairan Dana Proyek Tak Penuh
• Rocky Gerung Sebut Ancaman Jokowi Turun Level, dari Kabunet ke Lembaga
• VIDEO PDIP Resmi Pilih Gibran jadi Calon Wali Kota Solo
• Luna Maya Mendadak Salting Dibilang Cantik Oleh Gading Marten, Keduanya Sampai Dijodohkan Sosok Ini
Perjanjian ini mencakup pengembangan kemampuan pelengkap mulai 2023 sampai 2027 mendatang. Berikut ini beberapa poin penting yang akan menjadi fokus kerjasama AS dan Inggris:
- Networks: pengembangan bersama infrastruktur digital untuk mendukung operasi kedua negara.
- Long-range precision fires: meningkatkan pengembangan kemampuan rudal.
- Future vertical lift: menciptakan afiliasi yang lebih dekat dalam pengembangan kemampuan helikopter.
- Soldier and ground lethality: membangun kolaborasi yang ada untuk meningkatkan efektivitas armada Angkatan Darat.
- Assured positioning, navigation, and timing: memberikan koherensi yang lebih besar dalam pengembangan tekonologi multi-domain
• Ramalan Zodiak Sabtu 18 Juli 2020, Gemini sedang Manja Virgo Berharap Bisnis Menguntungkan
• BKSDA Jambi Gagalkan Pengiriman Ratusan Burung Gelatik Batu Ilegal, Burung dari Riau Tujuan Lampung
• Lulusan PKN STAN Kini Bisa Disalurkan ke Pemda
• BREAKING NEWS Kasus Positif Covid-19 di Jambi Tambah 1 Total 126 Orang, Pasien Sembuh Total 98 Orang
• Madra Blak-blakan Ungkap Kelebihan Omas Semasa Hidup, Dia Itu. . .
Tujuan akhir dari kerjasama ambisius tersebut adalah untuk menghapus kesenjangan antara pasukan Inggris dan AS selama operasi militer bersama.
"(Perjanjian ini) menandakan tekad kita bersama untuk mengembangkan kemampuan baru yang akan memberi kita keunggulan dan peluang untuk memenangkan pertempuran di sektor industri pertahanan di wilayah Atlantik," ungkap Heappey.
McCarthy menambahkan, kerjasama militer ini memungkinkan AS dan Inggris bisa lebih mudah menyelesaikan sejumlah masalah yang sulit serta membantu pengembangan inovasi dengan lebih cepat.(*)
Artikel ini pernah tayang di Kontan dengan judul "Perang modern terus berkembang, AS dan Inggris kerjasama teknologi militer"
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE: