Breaking News:

Berita Batanghari

Soal Rektor IAI.N Batanghari yang Sebut tak Pernah Dapat Bantuan dari Pemda Ini Kata Kepala Bappeda

Pernyataan itu langusng disampaikan oleh Rektor IAI.N Batanghari dalam sebuah percakapan WhatsApp dengan seseorang.

Tribunjambi/fadly
Penampakan kampus IAI.N Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Beberapa waktu yang lalu, pihak kampus IAI.N Batanghari mengaku tidak mendapat bantuan dari Pemkab Batanghari.

Pernyataan itu langusng disampaikan oleh Rektor IAI.N Batanghari dalam sebuah percakapan WhatsApp dengan seseorang.

Menanggapi hal tersebut, kepada Bappeda Batanghari, Mulawarman menjelaskan bahwa saat ini memang program itu difokuskan kepada SD dan SMP.

Ini Tips Merawat Sepeda dari Mandiri Cycle Central (MCC) Kota Jambi Agar tak Mudah Rusak

VIDEO Telkom Resmi Buka Blokir Netflix, Berikut Cara Daftar dan Berlangganan

Dana Tol Trans Sumatera Kurang akan Dibahas Kementerian PUPR, Jambi Terdampak?

"Namun dulu waktu periode pertama kepemimpinan Syahirsyah, sudah pernah kita berikan bantuan, dan kita juga pernah berikan bantuan untuk mahasiswa spesialis kedokteran, namun ternyata belum ada yang lulus," katanya, Rabu (8/7/2020).

Pemkab Batanghari, katanya juga pernah memberikan bantuan kepada mahasiswa berupa beasiswa sebesar Rp 60 juta per mahasiswa.

"Tetapi, untuk periode saat ini, pemkab lagi berfokus kepada pendidikan dasar yang menjadi tanggu jawab pemda kabupaten," ungkapnya.

Namun demikian, sebutnya jika memang sangat diperlukan untuk bantuan kepada unversitas yang ada di Kabupaten Batanghari, maka pemkab akan berupaya untuk memenuhi hal tersebut.

"Jikalau sangat diperlukan dan sangat urgent, tentu dengan sayarat dan ketentuan yang ada," katanya.

Ia juga mengatakan, untuk kampus yang berada di Kabupaten Batanghari semuanya telah di berikan bantuan oleh Pemkab Batanghari.

"Contoh bantuan operasional, bantuan prasarana pendidikan, bahkan fasilitas fasilitas dalam bentuk sarana (barang modal) telah kita berikan ke setiap Kampus, termasuk IAI.N juga," jelasnya.

Jika memang ada yang merasa bantuan saat ini kurang, Kepala Bappeda mengatakan karena saat ini semua di batasi oleh peraturan.

"Contoh, tidak boleh memberikan bantuan dua tahun berturut turut, dan banyak lagi peraturan yang ada," ungkapnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved