John Kei

Babak Baru Kasus John Kei, Minta Perlindungan Hukum hingga Permintaan Bertemu Presiden Jokowi

Terdakwa John Kei atas kasus penyerangan terhadap kediaman Nus Kei berharap bisa bertemu presiden Jokowi.

Editor: Heri Prihartono
Tribunnews/Jeprima
Tersangka John Kei bersama anak buahnya saat akan dihadirkan pada rilis kasus kekerasan dan penganiayan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2020). Kelompok John Kei terlibat aksi kekerasan dan penganiayaan kepada kelompok Nus Kei pada minggu (21/6) yang mengakibatkan 1 orang dari kelompok Nus Kei Tewas dan 1 mengalami luka-luka. 

Selain itu, M Arsyad juga merasa harus bertanggungjawab atas perbuatannya yang mengakibatkan adanya korban jiwa maupun luka-luka. 

"Berani berbuat berarti saya harus berani bertanggungjawab," ucap M Arsyad.

Sebelum menyerahkan diri ke polisi, M Arsyad menceritakan pengakuannya terkait penyerangan di rumah Nus Kei.

Dilansir dari kanal YouTube Talkshow tvOne pada Selasa (30/6/2020) M Arsyad menjelaskan, mulanya ia bersama anak buah John Kei lainnya mendatangi rumah Nus Kei dengan tiga mobil.

"Saat itu jam 12 ada tiga mobil masuk ke perumahan, saya berada di mobil putih," ucap M Arsyad.

Dia menjelaskan, kedatangannya itu hanya untuk menyaksikan penyerangan di rumah Nus Kei.

M Arsyad, salah satu anggota kelompok John Kei
M Arsyad, salah satu anggota kelompok John Kei yang menyerahkan diri kepada polisi mengakui terlibat dalam kasus penyerangan di perumahan Green Lake City, Tangerang, Minggu (21/6/2020).(YouTube Talkshow tvOne)

M Arsyad mengaku Nus Kei pernah menyambangi rumahnya beberapa tahun silam.

"Saya juga mau masuk ke rumah Nus Kei karena sebelumnya dia pernah masuk ke rumah saya saat John Kei masih di penjara.

Saat itu dia membawa pasukan 3 mobil." beber M Arsyad.

Menurut penuturan Arsyad, Nus Kei mendatangi rumahnya dan mengancam akan membunuhnya.

"Itu terjadi sekitar 2017 lalu, dia mengancam untuk membunuh saya. Dia mencari keberadaan saya kepada istri, istri bilang sudah keluar rumah," lanjutnya.

Nus Kei juga memperlihatkan kantung plastik berisi bensin yang diduga sengaja dilempar ke keriamannya oleh anggota John Kei untuk membakar rumahnya (YouTube Talk Show tvOne)
Nus Kei juga memperlihatkan kantung plastik berisi bensin yang diduga sengaja dilempar ke keriamannya oleh anggota John Kei untuk membakar rumahnya (YouTube Talk Show tvOne) (YouTube Talk Show tvOne)

M Arsyad mengaku, ketika itu sang istri mendapatkan ancaman dari anak buah Nus Kei dengan menggunakan golok.

"Mereka bilang kalau tak ketemu saya, maka satu dari kita harus mati, kata istri saya begitu," imbuh M Arsyad.

Dengan adanya peristiwa buruk 2017 lalu itu membuat M Arsyad ingin menyambangi rumah Nus Kei.

"Saya niat ingin masuk ke rumahnya agar dia ingat kalau saya juga pernah masuk," kata M Arsyad.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved