Pemutian Pajak Kendaraan Ditutup Hari Ini, Juanda: Perlu Dipertimbangkan untuk Dilanjutkan Kembali

Ini tidak mencapai target awal sebelum Covid-19 sebesar Rp 120 miliar. Namun karena situasi covid target tersebut kemudian diturunkan sebesar 50 perse

ist
Anggota komisi II DPRD Provinsi Jambi Juanda 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Jambi tahun 2020 berakhir hari ini (30/6/2020).

Dorongan berbagai pihak datang supaya program pemutihan ini diperpanjang atau dibuka kembali. Mengingat beberapa bulan terakhir banyak masyarakat yang tidak sempat memanfatkan pemutihan tersebut, karena wabah virus corona.

Apalagi pelayanan pembayaran pajak di kantor Samsat sempat ditutup beberapa waktu, untuk menghindari penyebaran virus corona di Kantor Samsat.

Terungkap di Persidangan, Ternyata Tiga Minggu Berturut-turut Yoga Bobol Rumah Korban yang Sama

Akad Nikah di Kota Jambi Kini Sudah Boleh Dilakukan di Masjid, Ini Kata Walikota Fasha

Akad Nikah di Kota Jambi Kini Sudah Boleh Dilakukan di Masjid, Ini Kata Walikota Fasha

Seperti halnya yang disampaikan oleh anggota komisi II DPRD Provinsi Jambi Juanda. Kata dia, program pemutihan pajak kendaraan ini sangat baik dan sangat membantu masyarakat, apalagi di tengah kesulitan ekonomi akibat wabah virus Covid-19 saat ini. Program ini harus dipertimbangkan untuk dilanjutkan.

"Ini programnya sangat bagus, sangat membantu. Kebanyakan masyarakat prinsipnya gini, orang bayar pajak itu harus difasilitasi dan dirayu dulu," kata Juanda.

Selain itu, kata Juanda pihak Samsat juga harus membuka lebih banyak gerai-gerai tempat pembayaran pajak, supaya mudah dijangkau masyrakat.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Provinsi Jambi, Agus Pirngadi saat diwawancarai tribunjambi.com, Selasa (30/6/2020) menyampaikan hingga pukul 14.00 WIB sebelum ditutup hari ini, pendapatan daerah dari program pemutihan ini mencapai Rp 90,4 miliar.

Ini tidak mencapai target awal sebelum Covid-19 sebesar Rp 120 miliar. Namun karena situasi covid target tersebut kemudian diturunkan sebesar 50 persen atau menjadi Rp 60 miliar.

"Jadi kalau target perubahan karena covid ini kita over sekitar Rp 30,4 miliar. Kalau target awal kita tidak tercapai," kata Agus.

Terkait dengan pemberian relaksasi kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dengan memberikan perpanjangan waktu pemutihan ini, menurut Agus ini akan dibahas setelah ini.

"Kalau memang misalnya nanti hasil kajian kita akan memberikan relaksasi pemutihan dan pak Gubernur menyetujui, maka kita akan keluarkan SK," ujarnya.

Lanjut Agus, kalaupun nanti akan dibuka pemutihan tahap selanjutnya, maka yang akan dikejar adalah kekurangan target awal.

"Target awal itu yang akan dikejar," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved