Breaking News:

15 CJH di Jambi Minta Uang Pelunasan Ibadah Haji Dikembalikan, Warga Merangin Paling Banyak

Sebanyak 15 orang colon jamaah haji (CJH) Provinsi Jambi yang batal berangkat tahun ini mengajukan penarikan uang pelunasan biaya perjalan ibadah haji

Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwilkemenag Provinsi Jambi Abdullah Saman saat dikonfirmasi Tribunjambi.com. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 15 orang colon jamaah haji (CJH) Provinsi Jambi yang batal berangkat tahun ini mengajukan penarikan uang pelunasan biaya perjalan ibadah hajinya. Terbanyak di Kabupaten Merangin sebanyak 6 orang.

Itu berdasarkan data terakhir Kanwil Kemenag Provinsi Jambi pada 24 Juni kemarin.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jambi Abdullah Saman mengatakan, selain Merangin sisanya terdapat JCH dari tiga kabupaten lain yang mengambil uang pelunasan sebesar Rp8 juta ini.

"Ada juga Kabupaten Sarolangun 5 orang, Tebo 3 dan Tanjung Jabung Barat 1 orang yang ajukan permohonan uang pelunasan, jadi total semua ada 15 orang," kata Saman didampingi Kasubbag umum dan Informasi Kemenag Yazid Bafadhal Jumat (26/6).

Tiga Hari Lagi, Agus Minta Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Sebelum Berakhir

Waspadai Kebakaran, Pemprov Jambi Naikkan Status Karhutla Jadi Siaga Darurat Senin Depan

VIDEO Kisruh Bendera PDIP Dibakar, Ketua PA 212 Singgung Masa Lalu hingga Sebut Bendera Demokrat

Untuk tindak lanjut pencairan pelunasan dari pemohon ini, Saman tak mengetahui pasti apakah sudah ada JCH yang menerima uang di rekening mereka.

"Tapi yang jelas prosesnya itu 9 hari kerja, dan yang awalnya ada 7 yang mengajukan mungkin saja sudah cair, karena yang tahu pasti jamaah dan Kemenag daerah," terangnya.

Ditanya alasan penarikan uang pelumas haji ini Saman menyebut karena alasan keperluan keluarga. Walaupun juga ada pilihan tak menarik uang pelunasan, yang nantinya keuntungan bagi yang tak melakukan penarikan, akan diganti oleh pemerintah berupa nilai manfaat 30 hari jelang keberangkatan ibadah haji 2021.

Tetapi dia menyatakan hingga sejauh ini belum ada jamaah yang mengambil setoran awal biaya naik haji senilai Rp25 juta. Jika setoran awal ini ditarik maka nomor urut haji jamaah tahun depan akan dicabut.

"Sejauh ini belum ada yang narik setoran awal, baru narik pelunasan semua," akunya.

Untuk batasan pengambilan pelunasanan haji ini dia menyebut belum mengetahui pasti batas waktunya.

"Setahu saya belum ada batasannya, semua proses melalui kakankemenag kab/kota, Kanwil Provinsi Jambi hanya menerima tembusan saja," terangnya.

Dari pernyataan Kementerian Agama RI proses tahapan pengambilan pelunasan haji ini diperkirakan akan berlangsung selama sembilan hari. Dua hari di Kankemenag Kab/Kota. Tiga hari di Ditjen PHU. Dua hari di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dan, dua hari proses transfer dari Bank Penerima Setoran ke rekening jemaah.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved