Breaking News:

Waspadai Kebakaran, Pemprov Jambi Naikkan Status Karhutla Jadi Siaga Darurat Senin Depan

Pemprov Jambi bersama TNI, dan Kepolisian sepakat menaikkan status kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi jadi siaga darurat karhutla.

Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Zulkifli
Rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jambi bersama Korem 042 Garuda Putih, Polda Jambi yang digelar di di Makorem 042 Gapu, Jumat Sore (26/6/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemprov Jambi bersama TNI, dan Kepolisian sepakat menaikkan status kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi dari kesiapsiagaan menjadi siaga darurat Karhutla pada Senin (29/6/2020) mendatang.

Itu berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jambi bersama Korem 042 Garuda Putih, Polda Jambi yang digelar di Makorem 042 Gapu, Jumat Sore (26/6/2020).

Komandan Korem 042 Gapu Brigjen TNI M Zulkifli mengatakan rapat hari ini sebagai antisipasi awal karhutla. Kata dia, diperkirakan kemarau akan terjadi pada Juli sampai September mendatang.

"Untuk antisiapsi kemungkinan itu adalah dengan peningkatan status Provinsi dari kesiapsiagaan menjadi siaga darurat karhutla yang hari Senin akan ditingkatkan," jelasnya.

129 Hektare Lahan di Jambi Terbakar, Dua Kabupaten Tingkatkan Status Siaga Darurat Karhutla

Menagih Janji Restorasi, Monopoli Air dan Kerusakan Gabut hingga Acaman Kebakaran Hutan Jambi

Setelah itu pada tanggal 2 Juli akan dilakukan apel siaga pengecekan personel dan materil. Mulai dari jajaran TNI, Polri, BPBD hingga perusahaan akan hadir.

Sementara untuk kondisi sejauh ini kata Zulkifli memang ada titik kecil api akibat karhutla. "Memang ada dari pemantauan kita sedari Januari ada beberapa, tapi sekarang masih kita temukan hujan, karena itu api tidak sempat membesar, lahan masih basah," ujarnya.

Sedangkan untuk anggaran kata Danrem mengatakan, merupakan kebijakan pemerintah pusat nantinya dan juga dari pemda.

Ditempat yang sama, Pj Sekda Provinsi Jambi Sudirman mengatakan dari hasil rapat ini memetakan daerah yang rawan. Dan ditemukan potensinya masih ada pada daerah rawan karhutla di tahun sebelumnya seperti , Muaro Jambi, Tanjabbar, dan Tanjabtim.

"Jadi catatan kebakaran hutan selalu rutin dari 2015 sampai 2019, kita harap ada koordinasi yang padu antar kabupaten/kota dan semua pihak," terangnya.

Selain itu pihaknya juga telah memperbaiki diri, terutama membaca titik lemah tahun lalu yang akan diperbaiki di tahun 2020. "Seperti perlatan pemadaman, dan untuk ini pak Danrem sudah cek di beberapa perusahaan, kalau yang rusak mungkin ada langkah cepat," katanya.

VIDEO Polisi Periksa Tukang Bakso Cuanki yang Ludahi Mangkuk Pelanggan

VIDEO Kisruh Bendera PDIP Dibakar, Ketua PA 212 Singgung Masa Lalu hingga Sebut Bendera Demokrat

Lanjut Sekda, tim karhutla ini nantinya juga akan turun ke lapangan untuk cek sumur, embung yang pernah dibuat 2019.

"Termasuk kondisi air yang kita masalahkan saat kebakaran air sering sekali langka saat kebakaran. Mudah-mudahan pertemuan hari ini yang kita coba inventarisasi persoalan masa lalu bisa diantisapi 2020, kalau terjadi karhutla bisa teratasi segera," tutupnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved