Berita Internasional

India Makin Sangar, Sambut Peperangan Lawan China dengan Borong Mesin Tempur Kelas Berat dari Rusia

India Makin Sangar, Sambut Peperangan Lawan China dengan Borong Mesin Tempur Kelas Berat dari Rusia

Editor: Andreas Eko Prasetyo
indianexpress.com
Semangat Menyambut Perang dengan China, India Borong Berbagai Mesin Tempur Kelas Berat dari Rusia 

TRIBUNJAMBI.COM - Tensi militer India kini sedang tinggi-tingginya karena kesal dengan China.

Bagaimana tidak, konflik di perbatasan dengan China membuat negeri Bollywood siap siaga perang.

Tak tanggung-tanggung India langsung mengontak Rusia sebagai supplier senjata utama mereka.

India mendorong Rusia untuk mempercepat penjualan sistem pertahanan rudal dan jet tempur di tengah hubungan yang memburuk dengan China.

Fakultas Hukum UNJA Gelar Webinar Seri-3 HI

Dory Harsa Tak Rela Lihat Nella Kharisma Joget di Panggung & Jadi Pusat Perhatian pria

DPMPTS Belum Terima Pengajuan Izin, Satpol PP Sebut Siram Sawit Termasuk Usaha Ilegal

Ilustrasi tentara India
Ilustrasi tentara India (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/INSTAGRAM @WELOVEINDIANARMY/INSTAGRAM @GUARDINGINDIA/KOLASE)

Dilansir Bloomberg, permintaan itu datang ketika para menteri luar negeri China dan India akan bertemu pada hari Selasa dalam interaksi tatap muka pertama mereka sejak bentrokan mematikan pekan lalu di sepanjang perbatasan Himalaya.

Dalam insiden tersebut, sebanyak 20 tentara India tewas. Sementara jumlah korban dari pihak China masih dirahasiakan.

Bentrokan sendiri terjadi di tengah hiruk-pikuk nasionalisme yang dipicu oleh kedua pemerintah yang berebut pengaruh regional.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan menjadi tuan rumah pertemuan trilateral virtual dengan pejabat dari China dan India setelah Moskow muncul sebagai pemain kunci dalam mencairkan hubungan antara kedua tetangga ini.

Chadwick Boseman Pemeran Black Panther Dibawa ke RS Jantung Pakai Kursi Roda & Terlihat Kurus

Inilah Potret Gagahnya Prajurit TNI saat Cegah Perang Israel Vs Lebanon, Kibarkan Bendera PBB

BREAKING NEWS Usaha Siram Sawit Diduga Bodong Mulai Menjamur, Warga Keluhkan Dampaknya

ILUSTRASI: Tentara India siap siaga dalam sistem pertahanan di Kashmir
ILUSTRASI: Tentara India siap siaga dalam sistem pertahanan di Kashmir (ISTIMEWA)

Perdana Menteri India Narendra Modi ingin resolusi awal sengketa perbatasan karena ia mengambil risiko penurunan popularitas jika tentaranya menderita lebih banyak korban jika ada bentrokan lebih lanjut di sepanjang perbatasan yang disengketakan.

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh akan bertemu dengan timpalannya dari Rusia di Moskow, di mana mereka diperkirakan akan membahas ketegangan perbatasan India-China dan keinginan New Delhi untuk memastikan pasokan suku cadang militer yang tanpa hambatan dan awal.

Sejumlah sumber menyebut mempercepat pengiriman sistem pertahanan rudal anti-pesawat S-400 dan pembelian jet tempur buatan Rusia yakni Su-30Mki dan MiG-29 berada di urutan teratas dalam daftar belanja Singh.

Ini Tanggapan Bupati Batanghari Soal Temuan BPK dan Opini WTP

Foto Jadul Dewi Persik dengan Pipi Model Kedinginan, Si Pedangdut Malah Jadikan Lucu-lucuan

Peperangan Asia Timur Raya Jilid II Bisa Terjadi Bila Bentrokan India Vs China Berujung Jadi Perang

Ilustrasi senjata nuklir India.
Ilustrasi senjata nuklir India. (Nationalinterest)

Sistem rudal S-400 akan memberikan bobot bagi pertahanan udara India yang sudah kuno, sedangkan pesawat tempur tambahan akan meningkatkan kemampuan Angkatan Udara India.

Dibutuhkan 42 skuadron pesawat tempur tetapi kini mereka hanya memiliki sekitar 32 skuadron.

Di sisi lain AS telah memperingatkan India agar tidak membeli sistem S-400 dengan mengatakan pembelian itu akan berdampak serius pada hubungan pertahanan Washington-New Delhi.(*)

Artikel ini pernah tayang di Kontan dengan judul "Konflik dengan China kian tajam, India beli pesawat tempur dan senjata dari Rusia"

Artikel Ini Juga Telah Tayang di SOSOK.ID

IKUTI KAMI DI INSTARGAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved