Breaking News:

Advetorial

Fakultas Hukum UNJA Gelar Webinar Seri-3 HI

Serminar nasional diadakan sebagai forum intelektual yang bertujuan memberikan pandangan hukum terhadap situasi demokrasi di Indonesia

Istimewa
Dekan FH Unja Dr.Helmi, S.H., M.H 

Fakultas Hukum UNJA Gelar Webinar seri #3 HI

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Perkokoh karakter bangsa, Fakultas hukum Universitas Jambi menggelar seminar nasional melalui media online dengan tema Merawat Kebhinekaan dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau rote dalam bingkai NKRI. Rabu (24/6).

Seminar ini dihadiri langsung Dekan FH UNJA Dr.Helmi,S.H.,M.H., Ketua bagian hukum internasional Rahayu Repindowaty H,S.H.,LL.M., Wakil dekan 2 FH Unja Retno Kurniati, S.H.,M.Hum.

Serminar nasional diadakan sebagai forum intelektual yang bertujuan memberikan pandangan hukum terhadap situasi demokrasi di Indonesia dalam menjaga NKRI.

Inilah Potret Gagahnya Prajurit TNI saat Cegah Perang Israel Vs Lebanon, Kibarkan Bendera PBB

BREAKING NEWS Usaha Siram Sawit Diduga Bodong Mulai Menjamur, Warga Keluhkan Dampaknya

Peperangan Asia Timur Raya Jilid II Bisa Terjadi Bila Bentrokan India Vs China Berujung Jadi Perang

“Tema ini diharapkan memberikan nilai positif dalam kehidupan berdemokrasi, sesuai cita-cita para pendiri bangsa ini, menciptakan persatuan dan kerukunan di kalangan masyarakat”, Ujar Helmi.

Keynote speaker dalam seminar ini, Retno Kurniati,S.H.,M.Hum (WD 2 FH Unja), Wais Alqami, M.A. (FISIP Univ.Syiah Kuala-Aceh), Moh.Nizar, M.A. (FISIP Univ.Lampung), Ryan Hendrich D.W.,S.Hut., S.H. (PERMAHI DPC Denpasar-Bali), Dr.Josep A.Ufi.,M.A (FISIP Univ.Pattimura), Christiansen Samadi, S.H.,LL.M (Advokat CSP Law Office/Majelis daerah Sulut Malut GBIS), Roby Nyong (RAPAT Foundation – Papua).

Webinar Merawat kebhinekaan ini dilaksanakan pada pukul 09.00 – 12.00 WIB, dengan peserta sebanyak 200 orang.

Narasumber utama Retno Kurniati, S.H.,M.Hum
Narasumber utama Retno Kurniati, S.H.,M.Hum (Istimewa)

Terdiri dari mahasiswa dan dosen FH Unja, Univ. Hassanudin , Univ Udayana, Badan Kesbangpol prov jambi, Univ. Nusa Cendana, UKI Jakarta, politeknik Caltek Riau, bpsdmd prov sulut, Univ kristen ArthaWwacana kupang, Univ muhammadiyah Sinjai, UKIT, IAIN muhammad syaifuddin Sambas, univ Andi djemma, IAIN metro, UIN SGD bandung, IAI Annur lampung, SMKN 2 tembilahan, UIN mattaram, univ.flores, FH UNRAM, IAIN Salatiga, stmik pringsewu, STK santo yakobus merauke, STIA setih setio, univ .petera batam, SMAN karang dapo, univ.harapan medan, politeknik STIA LAN bandung, pemkot medan, UMNU kebumen, STIE LMII, UHN, smkn 4 jember, univ. megarezky makassar, IAIN kendari, univ.asahan, univ.manado, pemkab sorong selatan, univ.hasyim asyari jombang, Mts n 3 tasiklmalaya, politeknik jambi, UIN STS Jambi, IKIP GTS, sma BPI 1 bandung, UMSU, STKIP persada khatulistiwa sintang, univ.lampung, univ .simalungun, univ. negeri medan, univ sebelas maret, politeknik negeri lhoksemawe, stai aceh tamiang, univ budi darma, univ islam As’syifi’ iyah, dll

Sinopsis Film The Grey Tayang di Bioskop Trans TV, Bertahan Hidup dari Serangan Serigala

Kejutan, saat Pandemi Covid-19 Permohonan Perceraian di Pengadilan Agama Sengeti Membeludak

Meski Masuk Zona Hijau, Dinkes Kerinci Belum Berani Izinkan Buka Sekolah karena Kondisi Ini

Seminar ini diharapkan dapat menghasilkan pemikiran mengenai peran universitas dalam menjaga demokrasi, khususnya merawat kebhinekaan berbingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Roby Nyong dari RAPAT Foundation Papua menjelaskan bagaimana pembangunan di Papua saat ini, masih membutuhkan perhatian yang serius dari pemerintah pusat, Hukum nasional yang disesuaikan karakteristik dan geografis daerahnya.

Ketua bagian HI Rahayu Repindoeaty H,S.H.,LL.M
Ketua bagian HI Rahayu Repindoeaty H,S.H.,LL.M (Istimewa)

Sementara itu, Narasumber utama Retno Kurniati,S.H.,M.Hum dalam pemaparannya yang berjudul National Integrity Principle disintegrasi NKRI, menjelaskan bagaimaimana Hukum internasional menjamin hak setiap Negara untuk mempertahankan kedaulatan territorial, dengan demikian tidak bisa digunakan prinsip menentukan nasib sendiri untuk keluar dan memecah belah negara kesatuan republik Indonesia.

“Hal ini guna menjawab atas banyaknya persoalan yakni SDM dengan pembangunan yang mensejahterakan rakyatnya ”,Ungkap Retno Kurniati.

TNI Berduka! Pasukan Penjaga Perdamaian Asal Indonesia Gugur Diserang Pemberontak di Kongo

Batanghari Dapat Opini WTP dari BPK, Ternyata Begini Kondisinya

Dapat Hadiah Kecupan Pipi dari Ayu Ting Ting, Pakar Sebut Didi Riyadi Sudah Nyaman Sama Ibu Bilqis

 

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved