Gara-gara Pandemi Covid-19, Pria Ini Jual Istrinya Rp 300 Ribu ke Pria Hidung Belang Via Twitter
Kasus penjualan istri untuk pria hidung belang, kembali terjadi. Kali ini terjadi di Gresik, Jawa Timur.
TRIBUNJAMBI.COM - Kasus penjualan istri untuk pria hidung belang, kembali terjadi. Kali ini terjadi di Gresik, Jawa Timur.
Pelaku yang tak lain suami korban sendiri, nekat menjual istri nya dengan alasan uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
Akibat ulahnya tersebut, ia harus berurusan dengan pihak yang berwajib.
Seorang suami berinisial S di Gresik nekat jual istrinya sendiri pada pria hidung belang. S nekat menjual istrinya dengan dari Rp 300.000,00 sampai Rp 900.000,00.
Dia mengaku uang hasil menjual istrinya tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini dilakukannnya karena dia tak ada pekerjaan tetap maupun uang untuk makan.
S merupakan seorang pria pengangguran asal Wringinanom, Gresik, Jawa Timur. Dia mengaku kesusahan mencari pekerjaan selama pandemi Covid-19.
• Netralitas ASN dan Politik Uang Masuk Indeks Kerawanan Pilkada 2020, Bawaslu Butuh Kerja Sama Cakada
• Contoh DKI Jakarta, Mencuat Digelar Pilkada Asimetris, Tito: Biar Gubernur Tak Beban Balikkan Modal
• Total Pasien Positif Covid-19 di Indonesia 45.029 Kasus, Penambahan Tertinggi di Jawa Timur
Hal ini menyebabkan dirinya tidak mempunyai pemasukan. "Tidak kerja lama. Apalagi pas Covid-19 ini. Butuh uang," ujar dia.
S lalu dengan tega menjual istrinya sendiri agar mendapatkan uang. "Saya terpaksa (menjual istri) buat makan," ujar S.
Jual Istri Rp 300 Via Twitter
Praktik prostitusi S menjual istrinya pada pria hidung belang akhirnya terbongkar. S bahkan memasang tarif beragam saat menjual istrinya. Mulai Rp 300.000,00 sampai Rp 900.000,00 bagi pria yang berniat mengencani istrinya.
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Harun memberikan keterangan, awalnya polisi memperoleh informasi tersebut informasi dari masyarakat.
"Kami lakukan penyelidikan. Informasi awal dari sebuah akun media sosial Twitter," ujar dia.
Informasi tersebut akhirnya diselidiki sampai polisi merambah WhatsApp S. "Kemudian beranjak ke WhatsApp hingga akhirnya kami dapati tertangkap basah sedang melakukan aktivitas hotel kawasan Surabaya Selatan," terangnya.
S memang bukancuma menjual istrinya di daerah Gresik saja, tapi dia juga menyediakan untuk pelanggan di luar kota.
"Tersangka juga kerap terima panggilan di luar kota seperti Surabaya dan Tretes (Pasuruan)," turur dia.

Dibekuk Polisi