Breaking News:

Berita Batanghari

15 ASN di Batanghari Ajukan Izin Perceraian, Mukhlis: Mayoritas Dipicu Masalah Ekonomi Saat Pandemi

Dari 15 pengajuan yang masuk ke Inspektorat, 5 pengajuan izin perceraian sudah ditanda tangani oleh Bupati Batanghari Syahirsah Sy. Sementara 10 penga

TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Plt Kepala Inspektorat Batanghari, Mukhlis 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sejak Januari hingga Juni 2020 ini, lebih kurang 15 ASN di Batanghari mengajukan surat izin perceraian di Inspektorat Batanghari.

Dari 15 pengajuan yang masuk ke Inspektorat, 5 pengajuan izin perceraian sudah ditanda tangani oleh Bupati Batanghari Syahirsah Sy. Sementara 10 pengajuan lagi masih dalam proses.

Sebelum surat pengajuan izin perceraian sampai ke Inspektorat, pihak penggugat maupun digugat sudah menjalani proses mediasi dikantor instansi tempat penggugat maupun yang digugat bekerja.

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Gelar Bimtek DAK SMA Tahun 2020

Antisipasi Gizi Buruk,Dinkes Muarojambi Minta Orang Tua Lakukan Imunisasi Rutin di Posyandu

Usai Viral Karena Wajahnya Mirip Aktor Korea Ji Chang Wook, Driver Ojol Ini Kini Banjir Endorse

"Penggugat maupun yang digugat sudah melakukan proses mediasi dikantor tempatnya bekerja. Kalau sudah bulat mau bercerai, barulah pengajuan izin disampaikan ke Inspektorat," kata kepala Inspektorat Batanghari Mukhlis, Minggu (21/6/2020).

Lebih jauh Mukhlis mengatakan, data yang ada saat ini, mayoritas penggugat perceraian ASN perempuan.

"Permasalahnya mayoritas karena faktor ekonomi. Barangkali saat masa pandemi Covid-19, penghasilan suami berkurang. Merasa tidak mencukupi kebutuhan hidup, si Istri lantas mengajukan perceraian,"ujar Mukhlis.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved