Virus Corona

WHO Peringatkan Tanda Bahaya bagi Masyarakat Dunia,Pandemi Covid-19 Meningkat Drastis di New Normal

Pandemi Covid-19 tetaplah berbahaya dan mematikan, sehingga masyarakat dunia harus tetap waspada

Editor: Heri Prihartono
(AFP/JEAN-FRANCOIS MONIER) (AFP/JEAN-FRANCOIS MONIER)
Staf medis memasukan seorang pasien terinfeksi coronavirus baru ke dalam ambulans Angers layanan darurat seluler (SMUR), selama persinggahan kereta TGV medis dari Strasbourg, di Angers, Prancis Barat, pada Kamis (26 Maret 2020). Di hari kesepuluh dari penguncian ketat (lockdown) di Perancis yang bertujuan untuk membatasi penyebaran COVID-19 yang disebabkan oleh virus corona baru. 

Tak menampik, WHO masih gencar mengingatkan kalau Covid-19 adalah virus mematikan.

Dengan begitu, Tedros menekankan pada masyarakat dunia untuk tetap berada di rumah.

"Banyak negara sangat bersemangat untuk kembali membuka masyarakat dan ekonomi mereka.

"Namun virus ini masih menyebar dengan cepat, masih mematikan dan kebanyakan orang masih sangat rentan," papar Tedros.

Bagaimana kondisi di Indonesia?

BREAKING NEWS ATM di Kota Baru Dibobol Maling, Uang Rp 195 Juta Raib

 

Meski kini sudah bernapas lega usai obat dexamethasone jadi salah satu obat second line, nyata jumlah pasien Covid-19 masih tetap meningkat.

Hingga berita ini ditulis, dilaporkan jumlah pasien positif corona mencapai angka 43ribu lebih.

Sedangkan, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 2.373

Selebihnya terdapat 17.349 pasien Covid-19 yang dilaporkan berhasil sembuh total.

(*)

Artikel ini sudah tayang di Grid dengan judul : WHO Bunyikan Tanda Bahaya Bagi Masyarakat Dunia! Wabah Virus Corona Mendadak Mengalami Lonjakan Tajam

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul WHO Kirim Sinyal Bahaya Bagi Masyarakat Dunia, Covid-19 (Corona) Merangkak Tajam saat New Normal, https://medan.tribunnews.com/2020/06/20/who-kirim-sinyal-bahaya-bagi-masyarakat-dunia-covid-19-corona-merangkak-tajam-saat-new-normal?page=all


Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved