VIDEO Fenomena Awan Mammatus di Langit Irak, Gumpalan Indah Disebut Tanda Bahaya
Potret menampakkan pemandangan langit yang tidak biasa. Di langit Irak, terdapat kumpulan awan yang berbentuk seperti gumpalan.
Bentuk formasi mammatus dapat sangat bervariasi.
Secara umum, bentuknya menonjol dari langit.
Ada pula yang berbentuk tabung, memanjang ke bawah seolah menggantung di langit.
Mammatus biasanya berkaitan dengan awan cumulonimbus besar.
Biasanya, turbulensi di dalam awan cumulonimbus akan menyebabkan awan mammatus terbentuk.
Ini membalikkan proses pembentukan awan yang biasa dari pertumbuhan ke atas, menjadikan dasar awan tidak merata.
Awan ini dapat bergerak sepanjang ratusan mil ke segala arah.
Namun, awan mammatus tetap terlihat di langit selama sekitar 10-15 menit.
Apakah Awan Mammatus Pertandakan Bahaya?
Munculnya awan mammatus sering dikaitkan dengan awan Cumulonimbus.
Mammatus kemudian mendatangkan badai karena massa besar dari udara yang tidak stabil.
Awan mammatus umumya terbentuk di cumulonimbus yang paling tidak stabil.
Itu berarti, ada kemungkinan hujan es, hujan lebat, dan kilat yang terjadi di sekitarnya.
Jika udara cukup dingin selama musim dingin, awan mammatus dapat menghasilkan salju.
Terkadang, mammatus dapat terbentuk pada tipe awan lain yang tidak menghasilkan hujan, meskipun ini jarang terjadi.
• Cek Endra: Bila Golkar dan PAN Bersatu Maka Selesai Provinsi Jambi ini
• Ditolak Dua Rumah Sakit, Ibu Ini Meninggal Setelah Melahirkan, Kejadian di Kota Jambi
Selain itu, dilansir earthsky.org, awan mammatus diasosiasikan dengan cuaca buruk atau pertanda datangnya badai petir.