Pilkada di Jambi

Fasha Sebut Dua Partai Siap Dukung di Pilgub Jambi 2020, AJB Diminta Cari Dukungan 

Wali Kota Jambi Syarif Fasha mulai ancang-ancang untuk Pilgub Jambi yang akan digelar sebentar lagi.

Tribunjambi/Miftahul Jannah
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Wali Kota Jambi Syarif Fasha mulai ancang-ancang untuk Pilgub Jambi yang akan digelar sebentar lagi.

"Saat ini kami masih konsentrasi ke permasalahan penanganan Covid-19 yang ada di Kota Jambi, Tidak menutup kemungkinan kami juga harus mempersiapkan ancang-ancang untuk Pilgub,"sebutnya kepada awak media, Rabu kemarin, (17/6).

Ia juga mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan dua partai yang sudah menyatakan siap mendukungnya di Pilkada 2020.

Sementara untuk tambahan partai pendukung ia meminta Asafri Jaya Bakri (AJB) yang menjadi pasangannya di Pilgub Jambi 2020 untuk menambah dukungan dari partai.

"Silakan beliau membawa partai apa yang untuk bisa digabungkan dengan kita nantinya, apabila nanti beliau ternyata tidak mampu membawa partai mungkin kita bisa berupaya di adedum kembali siapa calon wakil nanti, gitu aja," bebernya.

Pilkada Batanghari 2020, KPU Tambah Jumlah TPS Karena Ini

Hakim PN Jambi Marah, Pemilik 1.300 Keping Kayu Ilegal Terungkap

Kasus Salah Tangkap di Merangin Ditangani Propam Polda Jambi, Raja Babak Beluk Digebuki Petugas

Ia menegaskan bahwa calon wakilnya harus membawa partai tambahan dan itu merupakan hal yang wajib. 

"Saya tidak mengatakan AJB belum aman, tetapi kewajiban calon wakil untuk membawa partai tambahan itu wajib, siapapun," ujarnya.

"Pokoknya boleh AJB, boleh yang lain. Siapa yang bisa membawa partai tambahan kemungkinan, bisa kita komunikasikan kembali, dan saya sudah berikan kepada calon wakil tugasnya apa. Jangan sampai tugasnya di saya semua," sambungnya.

Terkait halal bihalal yang di lakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fasha mengatakan bahwa dirinya tidak kesal dengan yang di lakukan PKS, karena menurutnya politik itu biasa di posisi yang seperti itu. 

"Saat pilwako bersama-sama dan saat pilkada provinsi yang perbedaan dukungan tidak masalah. Nanti ujung-ujungnya baik lagi," imbuhnya.

Fasha juga diketahui mendaftar ke PAN. "Kami selaku calon-calon akan berupaya untuk mendapatkan dukungan-dukungan partai, yang kadangkala mungkin kita yakin partai sudah mengusung si A, kita juga tidak mau dan kita menjaga perasaan partai tersebut juga karena, kader partai di bawah ini belum tentu juga dia mengikuti instruksi partai," tuturnya.

"Belum tentu juga di saat kader tidak merasakan manfaat keberadaan partai baginya, mungkin mereka mengatakan okelah partai di rumahnya ke si A, tapi kami kadernya tidak ke si A mungkin ke si B dan si C," sambungnya.

Menurutnya semua calon gubernur telah mengikuti proses pendaftaran partai. "Jadi kami ikut mekanisme dan meskipun nanti PAN tidak mendukung saya, kita siap alternatif seperti itu boleh rumahnya ke mana-mana tetapi kadernya kita upayakan ke kita itu prinsip kami," tutupnya. (Miftahul Jannah)

Penulis: Miftahul Jannah
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved