Ada yang Nunggak 3 Tahun, PDAM Jalin Kerjasama dengan Kejari Terkait Pembayaran Tagihan Pelanggan

Guna menertibkan tunggakan pelanggan, PDAM Tirta Muarojambi melakukan kerjasama (MoU) dengan pihak Kejaksaan Negeri Muarojambi.

Tribunjambi/Hasbi
PDAM Tirta Muarojambi Jalin MoU dengan Kejari Sengeti. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Guna menertibkan tunggakan pelanggan, PDAM Tirta Muarojambi melakukan kerjasama (MoU) dengan pihak Kejaksaan Negeri Muarojambi.

Kesepakatan itu terkait normalisasi pelanggan yang masih membandel dalam membayar tagihan bulanan.
Direktur PDAM Tirta Muarojambi, Budi Mulya mengatakan pelanggan yang menungak selama tiga bulan ke atas akan disurati untuk melunasi tagihannya.

“Nanti dalam surat itu terlampir kop kejari," jelas Budi Mulya, Kamis (11/6). Seandainya ada pelanggan yang lebih dari lima bulan ke atas tidak miliki itikad baik untuk lakukan pelunasan, maka akan dilakukan pemutusan sambungan.

"Guna kita lakukan MoU seperti ini, PDAM ini kan butuh proses dan biaya operasional, jika masih banyak yang membandel tidak lakukan kewajibannya bagaimana kita mau jalan," sebutnya.

Budi Mulya juga menyampaikan PDAM Tirta Muarojambi cukup belajar pada tahun sebelumnya, yang bandel mencapai tiga tahun tidak lakukan pembayaran tagihan.

"Untuk itu kita sangat memerlukan kerjasama dengan masyarakat, jika ada pelanggan kita yang belum bayar selama tiga bulan akan kita tanya, kenapa alasannya belum bayar, masuk bulan kelima jika tidak ada perubahan maka kita lakukan pemutasan," tutupnya.

3.681 Belum Lakukan Pelunasan

SAAT ini sebanyak 3.681 pelaangan PDAM Tirta Muarojambi masih menunggak dan belum melakukan kewajiban untuk membayar tagihannya setiap bulan.

“Ini merupakan data pelanggan yang nunggak dan belum lakukan pembayaran tagihan,” jelas Direktur PDAM Tirta Muarojambi, Budi Mulya. Dari data pelanggan yang menunggak tersebut diperkirakan uangnya mencapai Rp7 miliar.

“Dengan nilai uang sebanyak ini tentunya tidak sedikit, ini lah yang tengah kami benahi supaya pelanggan PDAM Tirta Muarojambi bisa menyelesaikan tunggakan tersebut usai wabah covid-19.”

Sekarang untuk pembayaran tagihan PDAM Tirta Muarojambi ditiadakan selama lima bulan kedepan, Ini sudah menjadi kebijakan bersama Bupati akan dibebaskan pembayaran tagihan, karena dampak covid-19," terangnya.

Pelanggan PDAM paling banyak tunggakan terbanyak di Kecamatan Sekernan.

"Kita kasih kesempatan dalam waktu dua minggu, bagi pelanggan untuk melakukan pelunasan, jika dalam dua minggu tersebut belum ada itikad baiknya, maka kita ambil sikap akan lakukan pemutasan sambungan," ujarnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved