Berita Merangin

Setubuhi Kekasihnya yang Masih SMP, Warga Bangko Ditangkap Polisi

Selain itu, mereka juga mengakui bahwa telah melakukan tindakan tak senonoh itu berkali-kali.

The Clinical Advisor
Ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Seorang pemuda di Kota Bangko, Kabupaten Merangin diciduk aparat kepolisian.

Pemuda 21 tahun dengan inisial REP tersebut dilaporkan oleh Arif warga Kelurahan Pasar Atas Bangko atas kasus pencabulan terhadap anaknya.

Informasi yang dihimpun, REP melakukan hubungan layaknya suami istri dengan anak Arif berinisial KNS yang masih berusia 15 di rumah kakaknya pada Selasa (9/6/2020) kemarin.

100 Ribu Kasus Covid-19 Dalam 10 Hari Terakhir, WHO Beri Peringatan Soal Kondisi yang Kian Memburuk

Soal Pro dan Kontra Denda Rp 50 ribu Jika Tak Pakai Masker, Fasha: Tantangan untuk Mendisiplinkan

Kejadian memilukan itu berawal ketika kakak korban yang curiga kamar korban ditutup dengan baju dan hordeng serta meminta makanan dengan porsi lebih dari biasanya.

Sekira pukul 18.00 WIB, tiba-tiba orang tua REP datang ke rumah dimana KNS mengurung REP.

Kedatangan orang tua REP (terlapor;red) hanya untuk mencari anaknya dan kemudian bertanya kepada KNS tentang keberadaan REP.

Kala itu KNS yang masih duduk di bangku SMP itu menjawab jika dirinya tak mengetahui keberadaan REP. Tak percaya dengan ucapan KNS, orang tua terlapor menuju ke samping rumah dan mengecek kamar KNS melalui jendela.

Seketika itu, orang tua REP terkejut melihat anaknya berada di kamar KNS. Sontak situasi menjadi heboh.

Kedua pasangan muda mudi itu kemudian didudukkan untuk menanyakan perihal 'pengurungan' lelaki itu demi mencari jalan terbaik.

Dalam interogasi pihak keluarga, keduanya mengakui jika baru saja melakukan perbuatan terlarang. Mereka telah berhubungan badan layaknya suami istri.

Selain itu, mereka juga mengakui bahwa telah melakukan tindakan tak senonoh itu berkali-kali.

Karena tak menemui jalan terang, maka orang tua KSN melaporkan REP ke pihak berwajib.

Mendapatkan laporan itu, petugas langsung mengamankan REP di Mapolres Merangin. Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Merangin AKBP M Lutfi.

Bahayanya Ambil Paksa Jenazah Terindikasi Covid-19, Dokter Spesialis Paru Ungkap Hal Menakutkan Ini

Akhirnya Bunda Dorce Diterima jadi Sopir Pribadi, Raffi Ahmad Beri Kamar Khusus Hingga Syarat Ini!

"Iya benar, sekarang pelakunya masih dimintai keterangan," kata Kapolres.

Akibat perbuatannya, REP terancam Pasal 81 dan Pasal 82 UU RI no 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Penulis: muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved