Puluhan Karyawan di Sarolangun Ngadu Belum Dapat THR, Disnaker Sebut Perusahaan Ini Bisa Kena Sanksi

Posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) di Sarolangun mendapatkan laporan dari karyawan perusahaan yang belum mendapatkan THR.

Aloysius Jarot Nugroho/Antara
ilustrasi karyawan 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) di Sarolangun mendapatkan laporan dari karyawan perusahaan yang belum mendapatkan THR.

Kabid hubungan industrial dan BPJamsostek, Disnakertrans Sarolangun, Bustanil Arifin mengatakan pihaknya sudah mendapatkan pengaduan dari karyawan perusahaan perkebunan yang belum mendapatkan THR.

Dari data yang diperoleh ada sekitar 53 karyawan perusahaan itu belum mendapatkan haknya berupa pembayaran THR. Dan mereka melaporkan hal itu setelah lebaran.

"Ado dari karyawan perusahaan (kebun sawit), THR belum dibayar," katanya, Selasa (9/6).

Atas hal ini, pihaknya sudah memanggil para pihak untuk dilakukan mediasi, baik karyawan dan dari pihak perusahaan.

Pengajuan Dispensasi Nikah di Tanjabtim Meningkat, Banyak Anak Lulusan SMA Mau Nikah

Kasus Demam Berdarah di Batanghari Terus Menurun, Segini Jumlahnya

New Normal, Tim Gugus Tugas Muarojambi Siapkan Aturan Belajar Bagi Santri Pondok Pesantren

Namun terkait hal ini, pihaknya saat ini masih menunggu surat dari perusahaan tersebut tentang pembayaran THR karyawannya.

Jika dalam surat itu sudah diterimanya dan hasilnya tidak bisa membayarkan THR, maka perusahaan itu berhak mendapatkan sanksi.

"Pihak perusahaan akan mengirim surat resmi ke Disnaker tentang pembayaran THR tersebut," ujarnya.

Sayangnya ia tidak bisa memastikan, kapan pihak Disnaker bisa menerima surat itu, karena kewenangannya tersebut ada di pengawas tenaga kerja Provinsi Jambi.

"Yo, kalau perusahaan tidak membayar THR, ada sanksi yang akan dijatuhkan. Bisa pembekuan ijin usaha," katanya.(Yan)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved