Sampai Disebut Pernah Santet Presiden Amerika Serikat, Begini Sepak Terjang Ki Gendeng Pamungkas

Kabar meninggalnya Ki Gendeng Pamungkas ini dibenarkan oleh Direktur RS Mulia Pajajaran, Eva Erawati.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
ist
Ki Gendeng Pamungkas 

Dengan ilmu santetnya, Ki Gendeng cuma berhasil menggagalkan Bush mendarat di Kebun Raya Bogor.

Terpilih Pidato di Wisuda Harvard, Mahasiswi Indonesia Nadhira Nuraini Afifa Ungkap Isu Toleransi

Pimpinan Al Qaeda Afrika Utara Abdelmalek Droukdel Tewas Terbunuh, Begini Prediksi Dampaknya!

Sepak terjang Ki Gendeng Pamungkas

Ki Gendeng Pamungkas adalah seorang paranormal yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Beberapa aksinya sempat menarik perhatian publik, seperti yang telah dirangkum oleh Kompas.com berikut ini.

Menolak kedatangan George Bush Presiden Amerika Serikat George Walker Bush pernah berkunjung ke Indonesia pada November 2006 silam.

Saat itu paranormal Ki Gendeng Pamungkas yang menentang kedatangan Presiden Bush muncul ke hadapan publik dan mengancam akan menyantetnya.

Melansir arsip Harian Kompas, Minggu, (12/11/2006), paranormal Ki Gendeng Pamungkas melakukan aksi menolak kedatangan Presiden Bush dengan cara dan keyakinannya, yakni dengan melakukan ritual keparanormalan, seperti membakar dupa di depan Istana Bogor.

Namun, Ki Gendeng Pamungkas mengaku gagal mencegah Presiden Bush datang ke Kota Bogor. Dengan ilmu santetnya, Ki Gendeng cuma berhasil menggagalkan Bush mendarat di Kebun Raya Bogor.

Berunjuk rasa bersama para ibu

Selain itu, Ki Gendeng Pamungkas melakukan aksi teatrikal sebagai bentuk keprihatinan dan protes mereka kepada penyelenggara negara karena kaum perempuan tetap bersemangat membangun, tetapi kehidupan rakyat, terutama kaum perempuan, semakin susah.

Melansir Arsip Harian Kompas, Selasa (22/4/2008), Ki Gendeng Pamungkas, tokoh masyarakat, bersama belasan ibu dan sejumlah pengamen jalanan berunjuk rasa di pelataran di seberang jalan Tugu Kujang di Kota Bogor selama sekitar satu jam, Senin (21/4) pagi.

Para ibu yang datang dengan becak itu lalu memasak dengan menggunakan hawu, tungku batu berbahan bakar kayu.

Sementara para pengamen jalanan mendendangkan sejumlah lagu berlirik kritik sosial, dan pendemo lainnya membagikan bunga mawar merah kepada pengendara yang melintas di jalan tersebut.

Melansir Kompas.com, polisi menangkap paranormal Ki Gendeng Pamungkas pada Selasa (9/5/2017) malam di rumahnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan Ki Gendeng ditangkap atas tuduhan penyebaran kebencian berdasar suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved