Berita Internasional

Adu Kuat Kapal Induk Shandong China vs USS Gerald R Ford AS, Bakal Bertemu di Laut China Selatan?

Adu Kuat Kapal Induk Shandong China vs USS Gerald R Ford AS, Bakal Bertemu di Laut China Selatan?

Editor: Andreas Eko Prasetyo
scmp
China Kerahkan Kapal Induk dalam Latihan Militer di Laut China Selatan, Invasi Pulau Milik Taiwan?. Kapal induk terbaru China Shandong 

TRIBUNJAMBI.COM - China tampaknya tidak main-main untuk menandingi Amerika Serikat. 

Bahkan kapal induk kedua mereka Shandong yang baru selesai dibuat langsung diterjunkan untuk mengatasi Amerika Serikat.

Namun China harus ekstra waspada karena rupanya US Navy mengerahkan kapal induk USS Gerald R Ford untuk menjadi ujung tombak armadanya.

Lantas kenapa China harus waspada? sebab USS Gerald R Ford yang tergabung dalam Armada ke-7 Amerika Serikat (AS) merupakan Task Force terkuat saat ini di dunia.

Militer AS terus melakukan tes komando dan kontrol ketika USS Gerald R Ford beroperasi di perairan Atlantik selama melakukan serangkaian uji coba selama satu setengah tahun ke depan.

Ini Wilayah di Provinsi Jambi yang Diprediksi Hujan Lebat Hingga Tiga Hari Kedepan

KISAH 3 Saudara Kandung Meninggal Dunia Bersama, Curhatan Wanita Ini Bak Firasat Menyayat Hati

Setelah Idul Fitri, Harga Ikan Sungai di Pasar Angso Duo, Dipicu Kurangnya Stok

Segera Klik Link Daftarnya, 5 Perusahaan BUMN dan Swasta sedang Cari SDM, Ada Untuk Lulusan SMA/SMK

"Kami ingin membuat Ford mulai melakukan beberapa interaksi dasar dengan kapal perang lainnya," kata Laksamana Muda Craig Clapperton, Komandan Carrier Strike Group 12, dalam konferensi pers, Senin (1/6), seperti dilansir Defenseone.

"Kami akan melakukan beberapa hal dasar untuk membangun sistem pertempuran terpadu," ujar dia.

Itu berarti, AS akan mengsinergikan USS Gerald R Ford secara elektronik dengan kapal induk lain, kapal perusak, kapal penjelajah, pesawat tempur, dan markas besar darat di seluruh dunia.

Mengutip Kompas.com, USS Gerald R Ford memulai uji coba pelayaran sejak Juli 2017 setelah menjalani proses konstruksi selama delapan tahun. Ini adalah kapal induk dengan klasifikasi "supercarrier" dengan bobot lebih dari 100.000 ton.

Segera Klik Link Daftarnya, 5 Perusahaan BUMN dan Swasta sedang Cari SDM, Ada Untuk Lulusan SMA/SMK

BREAKING NEWS Lagi, PETI di Merangin Telan Korban Jiwa, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun Longsor

Kumpulkan UangSejak 40 Tahun Lalu, Tukang Parkir dan Istrinya Rela Batal Naik Haji Karena Corona

Rumah Pak Eko yang Pernah Viral Akibat Dikepung Tembok Tetangga Kini Dijual Rp 80 Juta, Tertarik?

USS Gerald R Ford kelak akan menggantikan kapal induk kelas Nimitz yang masih beroperasi sejak mulai AS gunakan pada 1970-an.

Namanya diambil dari Presiden AS ke-38.

Kapal induk kelas Nimitz bisa berlayar dengan kecepatan di atas 30 knot, mengarungi perairan selama 90 hari tanpa harus mengisi ulang perbekalan, dan meluncurkan pesawat terbang ratusan kilometer dari sasaran.

Salah satu kapal induk kelas Nimitz adalah USS Theodore Roosevelt yang bisa berlayar 159 hari tanpa singgah di pelabuhan saat bertugas dalam Operasi Enduring Freedom.

Sekda Muarojambi Sebut Pengajuan Pernikahan ke Kemenag Saat New Normal Bakal Ramai

Takutnya Pasukan Asing saat Kopassus Pakai Ilmu Kanuragan, Tembak Musuh 300 Meter Tanpa Teropong

Terdakwa Kasus Korupsi Pembangunan PLTMH Minta Keringanan Hukuman Usai Dituntutan 8,6 Tahun Penjara

Desain kelas Nimitz memang telah mengakomodasi berbagai teknologi terbaru dalam beberapa dekade terakhir, tetapi tetap saja kemampuannya terbatas untuk teknologi terbaru.

Nah, USS Gerald R Ford dirancang untuk mengikuti teknologi terbaru, dengan desain yang jauh lebih efisien.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved