Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kerusuhan di Amerika

Siapa Sebenarnya Antifa? Donald Trump akan Masukkan Ini sebagai Daftar Teroris

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan dia akan memasukkan kelompok Antifa ( anti-fasis ) sebagai teroris.

Editor: Duanto AS
AFP/JOHANNES EISELE (AFP/JOHANNES EISELE)
Pengunjuk rasa meluapkan amarahnya kepada petugas NYPD dalam aksi unjuk rasa 'Black Lives Matter' di kota New York, Kamis (28/5/2020). Amerika Serikat dilanda kerusuhan hebat, pasca meninggalnya George Floyd akibat kehabisan nafas, setelah lehernya ditindih seorang petugas Polisi Minneapolis dalam sebuah penangkapan. 

Ada yang menyebut ekstremis sayap kiri, nasionalis kulit putih, bahkan ada yang meyakini aksi ini merupakan ulah kartel narkoba.

Demonstrasi itu terjadi setelah George Floyd tewas ketika ditangkap karena diduga menggunakan uang palsu di Minneapolis, Senin (25/5/2020).

Salah satu polisi, Derek Chauvin, menjadi sorotan karena dia terekam menindih leher Floyd dengan lutut selama hampir sembilan menit.

Padahal, saat itu Floyd sudah mengerang agar Chauvin tak menindihnya karena dia mengaku tak bisa bernapas, sebelum kemudian tidak sadar.

Dikompilasi dari artikel Kompas.com berjudul "Demo Kematian George Floyd, Trump Akan Masukkan Kelompok Antifa sebagai Teroris" dan sumber yang dihimpun tribunjambi.com

Viral Video Durasi 27 Detik Sepasang Remaja di Banyuwangi Adegan Mesum di Pinggir Jalan

Artis Dwi Sasono Tersandung Kasus Narkoba, Pemeran Mas Adi Tetangga Masa Gitu Ditangkap Polisi

Tuding Dalang Kerusuhan Demo Kematian George Floyd, Donald Trump Masukkan Antifa Sebagai Teroris

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved