Kerusuhan di Amerika
Siapa Sebenarnya Antifa? Donald Trump akan Masukkan Ini sebagai Daftar Teroris
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan dia akan memasukkan kelompok Antifa ( anti-fasis ) sebagai teroris.
Ada yang menyebut ekstremis sayap kiri, nasionalis kulit putih, bahkan ada yang meyakini aksi ini merupakan ulah kartel narkoba.
Demonstrasi itu terjadi setelah George Floyd tewas ketika ditangkap karena diduga menggunakan uang palsu di Minneapolis, Senin (25/5/2020).
Salah satu polisi, Derek Chauvin, menjadi sorotan karena dia terekam menindih leher Floyd dengan lutut selama hampir sembilan menit.
Padahal, saat itu Floyd sudah mengerang agar Chauvin tak menindihnya karena dia mengaku tak bisa bernapas, sebelum kemudian tidak sadar.
Dikompilasi dari artikel Kompas.com berjudul "Demo Kematian George Floyd, Trump Akan Masukkan Kelompok Antifa sebagai Teroris" dan sumber yang dihimpun tribunjambi.com
• Viral Video Durasi 27 Detik Sepasang Remaja di Banyuwangi Adegan Mesum di Pinggir Jalan
• Artis Dwi Sasono Tersandung Kasus Narkoba, Pemeran Mas Adi Tetangga Masa Gitu Ditangkap Polisi
• Tuding Dalang Kerusuhan Demo Kematian George Floyd, Donald Trump Masukkan Antifa Sebagai Teroris
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pengunjuk-rasa-meluapkan-amarahnya-kepada-petugas-nypd-dalam-aksi-unjuk-rasa-black-lives-matt.jpg)