Jelang New Normal di Jambi

Tak Ada Jarak Saat Antrean, Penerima BST di Kecamatan Limun Langgar Protokol Kesehatan & Berdesakan

Semuanya sama dengan nominal per kepala keluarga (KK) warga miskin berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu.

Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto
Tidak banyak warga penerima BST di Limun yang memakai masker saat mengantre di kantor pos 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pemerintah pusat mengucurkan berbagai bantuan, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa, Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial.

Semuanya sama dengan nominal per kepala keluarga (KK) warga miskin berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu.

Di Kabupaten Sarolangun ada 12. 736 penerima BST, pada tahap pertama ini penyaluran sudah dilakukan.

Seperti di Kecamatan Limun, ratusan warga yang menerima bantuan mulai sesaki Kantor Pos di Desa Pulau Pandan.

Penyaluran BLT DD, Haris Ingatkan Camat dan Kades Agar Hati-hati dengan Isu Miring

Dianggap Layak Dapat Dana Bantuan, Seorang Kakek 79 Tahun di Riau Ini Tolak BLT DD dari Pemerintah

Pemandangan tersebut terlihat mulai sejak pagi, yang mana halaman Kantor Pos di Kecamatan Limun sudah di penuhi oleh antrean warga.

Kerumunan warga yang mengantri membuat pihak kantor pos kewalahan melayani ratusan warga yang kian padat hingga siang hari.

Selain itu juga tampak beberapa pihak dari TNI dan Porli berjaga-jaga untuk mengatur antrean agar tidak terjadi aksi yang tidak diinginkan.

Adanya bantuan itu justru membuat warga lupa dengan adanya imbawan dan aturan yang sudah dibuat pemerintah untuk saling berjaga jarak (soscial distancing) serta menggunakan alat pelindung diri seperti masker.

Warga penerima BST di Limun, beramai-ramai mengantre di kantor pos
Warga penerima BST di Limun, beramai-ramai mengantre di kantor pos (Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)

Ini berbeda dengan apa yang ada di lapangan, hanya sebagian warga yang memakai masker bahkan para orangtua membawa anak-anaknya ikut mengantre.

Mirza, perwakilan kantor pos mengatakan, untuk penerima BST di Kecamatan Limun sebanyak kurang lebih 500 orang.

Menyikapi banyaknya warga yang masih tidak mengindahkan aturan pihaknya sudah mengimbau agar warga memakai masker dan saling menjaga jarak.

Penyaluran BLT Langgar Protokol Kesehatan, Tak Jaga Jarak dan Banyak Tak Pakai Masker

Pengaruh Minuman Keras, Gadis Cantik 18 Tahun Ini Digilir 5 Orang, Viral Setelah Videonya Tersebar

Ia berharap pada pembagian bantuan tahap berikutnya agar warga selalu bijak dan taat akan aturan dan himbawan yang sudah di buat sesuai dengan protokol kesehatan.

Hal ini bertujuan agar mata rantai Covid-19 di Sarolangun bisa terputus.

Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Mandiangin, tepat di Kantor Pos Kecamatan Mandiangin, Jumat (29/5/2020)

Kurang lebih 917 penerima BST tidak menghiraukan aturan soscial distancing. Bahkan warga tidak yang tidak sabar ingin menerima bantuan itu sudah antri sejak pagi. (Tribunjambi.com/Wahyu Herrliyanto)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved