Berita Merangin

Penyaluran BLT DD, Haris Ingatkan Camat dan Kades Agar Hati-hati dengan Isu Miring

Beberapa desa di Kabupaten Merangin mengalami komplik dalam pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD).

Tribunjambi.com/Muzakkir
29052020_Bupati Al Haris mengingatkan para camat dan kades dalam soal penyaluran BLT dana desa, agar jangan sampai ada isu miring 

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO - Beberapa desa di Kabupaten Merangin mengalami komplik dalam pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD).

Banyak isu tidak jelas atau miring dalam penyaluran bantuan tersebut. Untuk itu, Bupati Merangin H Al Haris mengingatkan para Camat dan kepala desa (Kades), untuk mewaspadai berbagai macam munculnya isu-isu miring tersebut.

Isu miring itu diprediksi bisa sengaja diciptakan sekelompok orang atau oknum, dengan tujuan untuk mengacau kondisi keamanan dan kertiban di daerah, yang awalnya sangat kondusif.

Cerita Pasutri di Merangin Sembuh dari Corona Terpisah dari Keluarga Hingga Tenaga Medis Jadi Teman

Dilarang Masuk Wilayah Merangin Puluhan Pendatang dari Luar Jambi Lempari Posko Covid-19 dengan Batu

‘’Jangan sampai isu BLT ini menjadi pintu masuk orang untuk mengacaukan daerah kita,’ ’ujar Bupati pada rapat koordinasi (Rakor) dengan tiga Camat yang daerahnya rawan terjadi kerusuhan, Renah Pembarap, Margo Tabir dan Pamenang.

Pada rakor yang berlangsung di ruang rapat kerja bupati Merangin itu, H Al Haris juga minta kepada para Kades untuk berhati-hati dalam menyalurkan dana BLT, harus berdasarkan data yang valid dan tepat sasaran.

Jika di desa lanjut bupati, sudah ada isu-isu gejolak, maka Kades segera melapor ke camat, sehingga camat bisa langsung meneruskan ke pimpinan yang lebih tinggi, untuk segera mungkin disikapi.

70 Tahun Menanti Suami Pulang dari Perang, Ternyata Hal Mengharukan Ini yang Terjadi, 60 Misi

Galaunya Orangtua, 13 Juli 2020 Mulai Belajar Mengajar Tahun Ajaran Baru saat Pandemi Covid-19

‘’Kita akan mengambil langkah cepat, sehingga tidak sampai terjadi gejolak sosial di masyarakat. Untuk itu Kades harus jeli melihat masalah di desanya. Jangan sampai Kades mengambil kebijakan salah, yang bisa menimbulkan komplik,’’ imbuhnya.

Katanya, dalam menentukan penerima BLT, Kades harus melihat langsung ke lapangan kondisi penerima BLT, bisa jadi ada warga yang tidak pantas menerima BLT.

Warga yang sudah menerima BLT tidak boleh menerima bantuan dari program lain.

‘’Jangan sampai warga penerima BLT ini, karena ada unsur kedekatan dengan Kades atau kepentingan politik di desa. Jika ini dilakukan, inilah yang menjadi jalan masuknya komplik di desa,’’ tegas Bupati.

Selain itu bupati juga minta kepada para camat dan kades, untuk menyiapkan sarana cuci tangan di depan pintu masuk kantor, sekolah-sekolah, balai desa dan sarana umum lainnya di desa, guna menghindari virus corona atau Covid-19. (Tribunjambi.com/Muzakkir)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved