Breaking News:

Berita Kota Jambi

Bukan Prank, Warga Jambi Jual Rokok Isi Sampah Rp 750 Ribu, Bonyok setelah Massa Datang

Bonyok deh... Setelah membuka kotak, Arif seketika terkejut. Terrnyata isinya bukan rokok, melainkan sampah. Arif lalu berteriak hingga warga ngumpul

Instagram
Ilustrasi kotak kardus 

Bonyok deh... Setelah membuka kotak, Arif seketika terkejut. Terrnyata isinya bukan rokok, melainkan sampah. Arif lalu berteriak hingga warga berkumpul.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ini bukan prank. Penipuan rokok berisi sampah ini benar-benar terjadi di Jambi.

Akil Shdia (23), warga Simpang III Sipin, Kota Baru, babak belur dihajar massa lantaran nekat melakukan penipuan dengan modus menjual rokok.

Aksi penipuan tersebut terjadi pada Jumat (22/5/2020) sekira pukul 12.00 WIB lalu, di Toko Arif, di kawasan Paal V.

Masyarakat yang Masih Bandel Jadi Alasan Indonesia Belum Siap Terapkan New Normal

Terungkap Alasan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Ditunda!

Kronologi Ambulans Bawa Pasien Covid-19 Tersesat ke Pemukiman Warga Berujung Diamuk Massa

Arif yang menjadi korban menuturkan, pelaku berjumlah satu orang tersebut datang ke tokonya dan menawarkan 10 slop rokok seharga Rp 700 ribu.

Arif merasa tertarik dengan penawaran pelaku dan bersedia membeli rokok yang dikemas dalam sebuah dus besar.

Setelah transaksi pembayaran, Arif langsung memeriksa dus yang berisikan rokok tersebut.

Arif pun seketika terkejut, karena dalam dus tersebut bukan rokok, melainkan berisi sampah yang sengaja ditaruh oleh pelaku untuk mengelabui dirinya.

"Sempat ngobrol-ngobrol, saya bayarlah sebanyak Rp 700 ribu, Bang. Tapi pas saya buka, isinya sampah. Di sana saya spontan langsung teriak kalau dia penipu," kata Arif, saat dikonfirmasi ulang oleh tribunjambi.com, Rabu (27/5/2020) pukul 10.00 WIB.

Arif menuturkan setelah berteriak, warga yang mendenga langsung berkerumun dan langsung menghajar pelaku hingga babak belur.

Ilustrasi kardus
Ilustrasi kardus ()
Halaman
12
Penulis: Aryo Tondang
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved