Berita Merangin

Jelang Lebaran Gas Mulai Mahal dan Sulit Dicari, Warga Merangin Beralih ke Kayu Bakar

Akibat tingginya harga gas dan sulit mendapatkannya, saat ini banyak warga yang kembali berpindah ke kayu bakar.

tribunjambi/muzakkir
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Menjelang lebaran, di sejumlah wilayah di Merangin mulai kesulitan mendapatkan gas 3 kg.

Ada yang jual, namun harga melambung tinggi dari harga jual dari Pertamina. Yaitu mencapai puluhan ribu rupiah.

Akibat tingginya harga gas dan sulit mendapatkannya, saat ini banyak warga yang kembali berpindah ke kayu bakar.

Ahli Epidemiolog Sebut Bisa Muncul Klaster Baru, Jika Rencana Tempat Wisata yang Dibuka Juni Ini

PKS Gelontorkan Dana Rp 774 juta Bantu Lawan Corona

Contoh Khutbah Idul Fitri yang Dijabarkan Ustaz Abdul Somad, serta Panduan Sholat Ied di Rumah

Seperti yang terjadi di Desa Talang Paruh Kecamatan Lembah Masurai. Di sini harga gas ukuran 3 kg mencapai Rp 40 ribu per tabungnya. Padahal harga eceran tertinggi (HET) dari pemerintah hanya Rp 18 ribu per tabung.

"Di sini harga gas pertabungnya Rp 30 hingga Rp 40 ribu per tabung," kata Kades Talang Paruh M Saleh, Kamis (21/5/2020).

Selain mahal, gas juga sulit untuk dicari. Menurut Saleh, saat ini masyarakat tidak lagi bergantungan dengan gas. Di sini masyarakat kembali seperti beberapa tahun silam, yaitu kembali menggunakan kayu bakar.

"Ya terpaksa pake kayu bakar," ujarnya.

Tingginya harga gas juga dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Pamenang. Di sini harga gas berkisaran Rp 20 hingga Rp 30 ribu per tabungnya.

"Kami beli di warung. Mau beli di pangkalan selalu kosong," kata Anto warga pasar Pamenang.

Selain itu, di tengah Kota Bangko pun demikian. Harga gas paling rendah berkisar Rp 20 ribu.

"Itulah yang kami rasakan selama ini. Mau tidak mau ya harus beli. Kami butuh gas itu," sebut warga Bangko.

Dia berharap agar Pemerintah Kabupaten Merangin bisa mengatasi permasalah gas yang bisa boleh dikatakan tak pernah berkesudahan ini.

Penulis: muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved